Site icon KABAR DIGOEL

Kemenag Boven Digoel Tekankan Moderasi Beragama Jelang PSU 6 Agustus 2025

Advertisements

&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2025&sol;08&sol;cd38bd4d-a832-4521-a02f-c2cfc98dbfaa-300x178&period;jpeg" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-12701"&sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kabar Digoel&comma; Boven Digoel – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang &lpar;PSU&rpar; Pilkada Kabupaten Boven Digoel pada 6 Agustus 2025&comma; Kantor Kementerian Agama &lpar;Kemenag&rpar; Kabupaten Boven Digoel menegaskan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai langkah strategis dalam menjaga kerukunan dan mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat yang majemuk&period;<&sol;p><div class&equals;"33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index&equals;"1" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;10px 0 10px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-1794851051345271" &NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kepala Kantor Kemenag Boven Digoel&comma; Yosepha Tambonop&comma; menyatakan bahwa moderasi beragama merupakan pilihan yang relevan dalam menghadapi dinamika sosial-politik saat ini&comma; serta sejalan dengan nilai-nilai Pancasila&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Penting untuk memperkuat moderasi beragama&comma; terutama menjelang PSU&comma; untuk menjaga kerukunan dan mencegah konflik&period; Moderasi menekankan saling menghormati&comma; menghargai perbedaan&comma; dan menghindari ekstremisme dalam beragama&comma;” ujar Yosepha pada Sabtu &lpar;3&sol;8&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Yosepha menjelaskan bahwa penguatan nilai-nilai moderasi perlu dilakukan melalui berbagai pendekatan&comma; seperti pendidikan&comma; sosialisasi&comma; dan komunikasi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat&period; Upaya ini dinilai penting demi menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah di tengah suasana politik yang cenderung sensitif menjelang pemilihan ulang&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Moderasi beragama juga menjadi jalan tengah dalam menjalankan ajaran agama masing-masing&period; Bila kita saling memahami dan menghargai&comma; saya pikir konflik itu tidak akan terjadi&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia menekankan bahwa stabilitas sosial yang terjaga bukan hanya mendukung kelancaran PSU&comma; tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pembangunan masyarakat yang lebih harmonis&comma; inklusif&comma; dan toleran ke depan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Lebih lanjut&comma; Yosepha menyebut bahwa perbedaan agama bukanlah sumber perpecahan&comma; melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama&period; Melalui pendekatan moderasi ini&comma; diharapkan proses PSU di Boven Digoel dapat berlangsung aman&comma; damai&comma; dan sukses&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Kabardigoel Media
Exit mobile version