<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://kabardigoel.com/wp-content/uploads/2025/11/httpwww.kabardigoel.com_-8-300x178.png" alt="" class="wp-image-12975"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kabar Digoel – Tanah Merah, Sebanyak 16 kelompok tani di Kabupaten Boven Digoel menerima bantuan Sarana Produksi Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) hasil kerja sama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian dan Anggota DPR RI Fraksi NasDem Dapil Papua Selatan, H. Sulaeman L. Hamzah. Namun, proses penyaluran bantuan oleh Dinas TPHPP setempat mendapat sorotan dari DPD Partai NasDem Boven Digoel karena dinilai tidak melalui koordinasi dan belum merata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua DPD Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua II DPRK Boven Digoel, Yanuarius Sesewano, S.Sos, M.Ap menyayangkan penyaluran bantuan yang dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pengurus maupun staf pengelola Aspirasi yang telah ditempatkan di Boven Digoel. Ia menyebut 16 kelompok penerima sudah diusulkan sejak tahun lalu melalui jejaring aspirasi yang disampaikan kepada Kementerian Pertanian melalui H. Sulaeman L. Hamzah.</p><div class="33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index="1" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;">
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1794851051345271" 
 crossorigin="anonymous"></script>
</div>




<p class="wp-block-paragraph">Menurut Yanuarius, informasi di lapangan menunjukkan adanya pembagian yang belum merata kepada seluruh kelompok. Ia menegaskan akan menggunakan kapasitasnya sebagai anggota Fraksi NasDem untuk melakukan pengawasan agar penyaluran berjalan tepat sasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin mengetahui sejauh mana penyaluran berjalan, apa kekurangannya, dan bagaimana kolaborasi antara aspirasi, kementerian, dinas, serta kelompok tani bisa diperkuat,” ujarnya. Ia juga berharap program P2B dapat mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jenis Bantuan dan Sebaran Kelompok Penerima</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Seksi Produksi, Pengolahan, dan Pemasaran Dinas TPHPP Boven Digoel, Agustinus Barayap, SP, menjelaskan bahwa bantuan aspirasi yang disalurkan meliputi:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Bibit cabe keriting</li>



<li>Bibit cabe rawit</li>



<li>Benih aneka sayuran</li>



<li>Pupuk</li>



<li>Hand sprayer</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Penyaluran dilakukan mulai 10 November 2025 dan berlangsung bertahap karena keterbatasan transportasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun sebaran 16 kelompok penerima yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Distrik Jair: 1 kelompok</li>



<li>Distrik Bomakia: 3 kelompok</li>



<li>Distrik Arimop: 3 kelompok</li>



<li>Distrik Mandobo: 8 kelompok</li>



<li>Distrik Mindiptana: 1 kelompok</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Dari total kelompok, baru delapan yang telah menerima bantuan hingga pertengahan November.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agustinus juga menekankan pentingnya penerapan teknis yang benar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“SAPRODI jangan dibagikan per orang. Semua harus ditanam secara berkelompok di satu hamparan, sementara tanaman cabe tetap menggunakan polibag sesuai petunjuk,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dinas TPHPP Pastikan Pendampingan Penyuluh</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Penyuluhan Dinas TPHPP, Markus Maukay, SP, menyatakan pihaknya berterima kasih atas adanya bantuan aspirasi dan memastikan pendampingan kepada kelompok penerima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami telah menginstruksikan para penyuluh di wilayah binaan untuk melakukan pembinaan intensif agar bantuan ini benar-benar produktif,” tegas Markus saat ditemui di kelompok tani Sederhana, Distrik Mandobo.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kelompok Tani Apresiasi Bantuan</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Di lokasi yang sama, Sekretaris Kelompok Tani Sederhana, Choirul, mengaku telah menerima 50 bibit cabe rawit, 50 bibit cabe keriting, benih sayuran, pupuk, serta hand sprayer. Penyerahan dilakukan oleh Agustinus Barayap, SP Selalu tim teknis pada Kamis, 20 November 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Choirul menyampaikan apresiasinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. Sulaeman L. Hamzah yang peduli kepada petani. Harapannya bantuan seperti ini tidak berhenti, tetapi bisa terus berlanjut,” ujarnya di kebun kelompok.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Optimisme Tingkatkan Produksi Pangan Bergizi</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Program P2B diharapkan mendorong ketersediaan pangan bergizi bagi keluarga petani sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan pendampingan teknis dan pengawasan distribusi, bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi produktivitas pekarangan dan kesejahteraan petani.</p>

<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
16 Kelompok Tani di Boven Digoel Terima Bantuan Sarana Produksi P2B

