Site icon KABAR DIGOEL

Hari Ibu BKOW Papua Selatan Bantu Mama OAP

Advertisements

&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2025&sol;12&sol;httpwww&period;kabardigoel&period;com&lowbar;-21-300x178&period;png" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-13146"&sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kabardigoel&comma; Boven Digoel — Momentum peringatan Hari Ibu Nasional 2025 dimanfaatkan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita &lpar;BKOW&rpar; Provinsi Papua Selatan untuk menunjukkan kepedulian nyata kepada para ibu&comma; khususnya mama-mama Orang Asli Papua &lpar;OAP&rpar;&period; Ketua BKOW Papua Selatan&comma; Tetyliana Moi Wolo Imadawa&comma; menyerahkan bantuan langsung kepada ibu-ibu OAP di Kampung Mawan&comma; Kabupaten Boven Digoel&comma; Senin &lpar;22&sol;12&sol;2025&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index&equals;"1" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;10px 0 10px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-1794851051345271" &NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut&comma; Tetyliana menyoroti masih minimnya sentuhan program pembangunan terhadap mama-mama Papua&period; Ia mengaku prihatin melihat kondisi sebagian ibu OAP yang hingga kini masih berjuang dalam keterbatasan&comma; meskipun mereka merupakan pemilik sah negeri ini&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; Hari Ibu tidak seharusnya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata&comma; melainkan menjadi momentum refleksi dan evaluasi agar perempuan&comma; terutama ibu-ibu OAP&comma; memperoleh perhatian yang adil dan merata dalam bidang sosial&comma; ekonomi&comma; dan pendidikan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Melalui pemberian bantuan ini&comma; saya ingin menyampaikan pesan kepada mama-mama agar tidak menyerah dan tidak putus asa&period; Tetaplah berjuang&comma; karena ke depan harus ada perhatian yang lebih nyata sehingga pemerataan benar-benar terwujud&comma;” ujar Tetyliana&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia menegaskan&comma; perjuangan perempuan Papua masih panjang dan penuh tantangan&period; Namun&comma; dengan semangat kebersamaan serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat&comma; ia optimistis cita-cita keadilan dan kesetaraan gender dapat diwujudkan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Tetyliana juga berharap pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dapat terus bersinergi menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan ibu-ibu&comma; terutama di wilayah terpencil Provinsi Papua Selatan&comma; khususnya Kabupaten Boven Digoel&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Kabardigoel Media
Exit mobile version