
KabarDigoel, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Rony Omba, menegaskan pentingnya pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat asli Papua (OAP). Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta bertanggung jawab dan transparan dalam setiap program yang dibiayai dari dana Otsus.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Rony Omba pada Selasa, 10 Februari 2026, saat mengingatkan OPD agar setiap kegiatan yang bersumber dari dana Otsus wajib diberi label atau penanda khusus, sehingga masyarakat mengetahui secara jelas sumber pendanaannya.
“Setiap pekerjaan atau kegiatan yang menggunakan dana Otsus perlu diberi label. Ini penting sebagai bentuk transparansi agar masyarakat tahu bahwa dana Otsus benar-benar digunakan untuk kepentingan orang asli Papua,” tegas Rony Omba.
Menurutnya, labelisasi program Otsus bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari kontrol publik agar dana afirmatif ini tidak salah arah dan dapat dievaluasi secara terbuka oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan OPD agar perencanaan dan pelaksanaan program Otsus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar proyek administratif. Ia menekankan bahwa dana Otsus harus memberikan manfaat langsung, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan OAP di Kabupaten Boven Digoel.
Dalam kesempatan yang sama, Rony Omba juga mengajak generasi muda Boven Digoel, khususnya orang asli Papua, untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan melalui dana Otsus untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Anak-anak muda Boven Digoel jangan ragu melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Dana Otsus hadir untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Papua,” ujarnya.
Ia menegaskan, investasi di sektor pendidikan merupakan langkah strategis dan jangka panjang guna menciptakan generasi unggul yang kelak mampu membangun daerahnya sendiri secara mandiri dan berdaya saing.







