Site icon KABAR DIGOEL

Bupati Roni Omba Tegaskan Komitmen Keamanan Pangan dan Germas di Boven Digoel

Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel terus memperkuat komitmen lintas sektor dalam mewujudkan keamanan pangan melalui Forum Advokasi Komitmen Lintas Sektor Keamanan Pangan dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Sadar Pangan Aman Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (30/04/2026).

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak asasi manusia yang harus dipenuhi secara aman, bermutu, dan bergizi, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Keamanan pangan menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah pusat, daerah, maupun seluruh elemen masyarakat. Kita harus memastikan pangan yang dikonsumsi benar-benar aman dan layak,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga pengawasan obat dan makanan, hingga masyarakat dalam pengawasan serta edukasi pangan aman. Upaya promotif dan preventif dinilai harus terus diperkuat tanpa mengabaikan langkah kuratif dan rehabilitatif.

Selain itu, Bupati juga menyoroti tantangan bonus demografi tahun 2045, di mana sekitar 70 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak dini melalui pemenuhan pangan yang sehat dan aman.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Konsumsi pangan yang aman dan bergizi sejak dini akan menentukan kualitas generasi masa depan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, turut dibahas pendekatan berbasis generasi dalam penyusunan program keamanan pangan. Setiap generasi memiliki karakteristik berbeda yang dipengaruhi perkembangan teknologi dan sosial budaya, sehingga memerlukan strategi yang tepat.

Bupati berharap forum ini mampu melahirkan sinergi kuat antar sektor guna mendukung program nasional keamanan pangan serta implementasi Germas di daerah.

“Kami berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan konstruktif agar program keamanan pangan berjalan optimal dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan aman sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Kabardigoel Media
Exit mobile version