Site icon KABAR DIGOEL

UT Boven Digoel Buka Program Mahasiswa Sawit Gratis

Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Kabar baik datang bagi putra-putri keluarga petani sawit di Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Boven Digoel. Universitas Terbuka (UT) Kabupaten Boven Digoel pada tahun ajaran ini resmi membuka penerimaan Program Mahasiswa Sawit yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di wilayah perkebunan.

Program tersebut menjadi terobosan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan dengan memberikan kesempatan kuliah gratis bagi anak-anak petani sawit.

Kepala UT Boven Digoel yang juga menjabat sebagai Ketua APKASINDO, Andreas Ninggi, mengatakan program ini hadir untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi putra-putri petani sawit agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.

“Melalui program ini, kami ingin membuka peluang sebesar-besarnya bagi putra-putri petani sawit untuk memperoleh pendidikan tinggi dan meningkatkan kapasitas mereka sehingga ke depan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Andreas.

Andreas menjelaskan, terdapat tiga program studi yang dibuka dalam penerimaan Mahasiswa Sawit tahun ini, yakni Manajemen, Akuntansi, dan Agribisnis Pertanian. Ketiga program studi tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan pengembangan sektor perkebunan serta ekonomi masyarakat di daerah.

Menurutnya, kehadiran program Mahasiswa Sawit diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda di Papua Selatan, terutama di Boven Digoel, untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah asal.

Keunggulan utama dari program ini adalah seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh APKASINDO. Mahasiswa yang dinyatakan diterima tidak dikenakan biaya kuliah sejak semester pertama hingga semester delapan.

Dengan adanya dukungan pembiayaan tersebut, calon mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus menjalani proses perkuliahan dan menyelesaikan studi tepat waktu.

Andreas pun mengajak masyarakat, khususnya keluarga petani sawit yang memenuhi persyaratan, untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melakukan pendaftaran.

Program Mahasiswa Sawit diharapkan tidak hanya mencetak lulusan perguruan tinggi, tetapi juga melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan manajerial, pemahaman ekonomi, serta kompetensi di bidang pertanian guna mendukung kemajuan sektor sawit dan pembangunan daerah di masa mendatang.

Kabardigoel Media
Exit mobile version