
Kabardigoel, Boven Digoel – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Papua Selatan menghibahkan satu unit perangkat internet satelit Starlink kepada Pemerintah Kabupaten Boven Digoel guna memperkuat pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. Bantuan tersebut diberikan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel untuk mendukung operasional Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), khususnya dalam pendataan Orang Asli Papua (OAP).
Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi Dinas Disdukcapil dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Provinsi Papua Selatan, Adriani Kurniati Padarang, mengatakan hibah Starlink merupakan respons atas kebutuhan nyata di lapangan, mengingat Disdukcapil Kabupaten Boven Digoel belum memiliki fasilitas internet satelit yang memadai.
“Dasar pemberian bantuan ini adalah adanya permohonan dari Pemerintah Kabupaten Boven Digoel. Starlink dibutuhkan untuk mendukung pendataan Orang Asli Papua maupun pelayanan administrasi kependudukan bagi seluruh masyarakat karena seluruh sistem pelayanan saat ini sudah berbasis online,” ujar Adriani, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, pendataan Orang Asli Papua merupakan program strategis yang membutuhkan dukungan infrastruktur teknologi informasi agar dapat berjalan optimal. Tanpa jaringan internet yang stabil, proses pelayanan administrasi kependudukan berpotensi mengalami hambatan, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses telekomunikasi.
Kabupaten Boven Digoel menjadi salah satu daerah yang menghadapi tantangan tersebut. Kondisi geografis yang luas serta banyaknya distrik dan kampung terpencil membuat pelayanan administrasi kependudukan membutuhkan dukungan teknologi internet satelit agar pelayanan tetap berjalan secara maksimal.
“Kami memberikan bantuan Starlink karena ada permohonan dari pemerintah kabupaten untuk mendukung pendataan Orang Asli Papua dan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Adriani menjelaskan, kehadiran Starlink diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Disdukcapil Boven Digoel melalui koneksi internet yang lebih stabil. Dengan demikian, proses pelayanan berbasis SIAK dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan efisien.
Ia berharap masyarakat tidak lagi mengalami kendala dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan, seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, maupun dokumen administrasi lainnya akibat keterbatasan jaringan internet.
“Pelayanan administrasi kependudukan, khususnya melalui SIAK, memang harus didukung jaringan internet yang stabil. Karena itu kami berharap keberadaan Starlink dapat memperluas cakupan pelayanan Disdukcapil di Kabupaten Boven Digoel,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan diharapkan berdampak pada meningkatnya kepemilikan dokumen kependudukan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua. Dokumen tersebut menjadi syarat utama untuk memperoleh berbagai layanan publik dan program pemerintah.
“Harapan kami, bantuan Starlink ini dapat bermuara pada meningkatnya kepemilikan identitas kependudukan, terutama bagi masyarakat Orang Asli Papua, sehingga mereka memperoleh hak-haknya sebagai warga negara melalui pelayanan administrasi yang lebih mudah dan cepat,” tutup Adriani.
Hibah Starlink ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Selatan dalam mempercepat transformasi digital pelayanan publik hingga ke wilayah-wilayah terpencil. Melalui dukungan internet satelit, pemerintah berharap layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Boven Digoel semakin merata, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.







