Site icon KABAR DIGOEL

Masyarakat Adat Makimi Minta Kejelasan Penertiban Kawasan Hutan

Advertisements

&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2026&sol;08&sol;36e62c38-b8c2-4047-bae5-0e7293965f7e-300x178&period;jpeg" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-14340"&sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>KABARDIGOEL&comma; NABIRE<&sol;strong> – Puluhan pemilik garapan tanah adat dari Distrik Makimi&comma; Kabupaten Nabire&comma; Papua Tengah&comma; meminta kejelasan mengenai standar operasional kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan &lpar;Satgas PKH&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index&equals;"1" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;10px 0 10px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-1794851051345271" &NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan masyarakat Distrik Makimi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia &lpar;DPR RI&rpar; dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia &lpar;DPD RI&rpar; di Jakarta&comma; Jumat &lpar;28&sol;8&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Masyarakat menilai pelaksanaan penertiban kawasan hutan di wilayah Makimi perlu mendapat perhatian lembaga negara&comma; terutama karena dinilai berdampak terhadap ruang hidup&comma; mata pencaharian&comma; serta keberlanjutan kehidupan masyarakat yang selama ini beraktivitas di wilayah tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Penyampaian aspirasi ini dilakukan menyusul tindakan penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH yang berdampak terhadap masyarakat yang selama ini hidup dan melakukan aktivitas di wilayah Distrik Makimi&comma;” ujar salah satu pemilik garapan tanah adat Makimi&comma; Lamber Woromboni&comma; di Jakarta&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurut Lamber&comma; masyarakat Papua masih menghadapi berbagai tantangan dalam bidang kesejahteraan dan pembangunan&period; Karena itu&comma; masyarakat berharap kebijakan pemerintah tidak menimbulkan gangguan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga&comma; khususnya hubungan masyarakat dengan tanah yang menjadi sumber penghidupan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Di tengah pengalaman panjang masyarakat Papua yang masih menghadapi kesenjangan kesejahteraan dan pembangunan&comma; masyarakat berharap kehadiran kebijakan dan aparat negara &lpar;Satgas PKH&rpar; justru jangan mengusik kehidupan sosial-ekonomi kami&comma; terutama hubungan masyarakat dengan tanah dan wilayah yang menjadi sumber penghidupan&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Melalui surat yang disampaikan kepada DPR RI dan DPD RI&comma; perwakilan masyarakat meminta persoalan di Distrik Makimi tidak hanya dipandang sebagai persoalan penertiban kawasan hutan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Masyarakat juga meminta agar keberadaan masyarakat di wilayah adat&comma; hubungan warga dengan wilayah yang ditempati&comma; serta manfaat tanah yang diperoleh secara turun-temurun turut menjadi pertimbangan dalam penanganan persoalan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Tokoh Adat Perempuan Kampung Nifasi&comma; Yantris Monei&comma; mengatakan pelaksanaan kebijakan penertiban perlu memperhatikan dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat terdampak&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Pemerintah dan lembaga negara juga diminta memperhatikan keberadaan masyarakat di wilayah adatnya&comma; hubungan masyarakat dengan wilayah yang mereka tempati dan manfaat yang diperoleh secara turun-temurun&comma; serta dampak sosial dan ekonomi yang muncul dari pelaksanaan kebijakan penertiban&comma;” ujar Yantris&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selain meminta kejelasan dasar dan pelaksanaan penertiban&comma; masyarakat Distrik Makimi juga berharap diberikan ruang audiensi untuk menyampaikan kondisi yang terjadi secara langsung kepada lembaga negara&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Kami berharap DPR RI dan DPD RI dapat menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk memberikan kejelasan mengenai dasar dan pelaksanaan penertiban&comma; sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah tetap memperhatikan hak dan kepentingan masyarakat yang terdampak&comma;” kata Yantris&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Perwakilan masyarakat menegaskan kedatangan mereka ke Jakarta merupakan bentuk upaya menempuh jalur resmi dan konstitusional untuk menyampaikan aspirasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Mereka berharap persoalan yang terjadi di Distrik Makimi dapat diperiksa secara terbuka sehingga menghasilkan penyelesaian yang dinilai adil bagi seluruh pihak&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Masyarakat berharap penyampaian aspirasi kepada DPR RI dan DPD RI menjadi awal dari tindak lanjut konkret&period; Mereka mendorong adanya dialog dengan masyarakat terdampak serta peninjauan terhadap pelaksanaan penertiban di lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Yang kami harapkan adalah suara masyarakat di Makimi didengar&period; Kebijakan apa pun yang dilakukan di wilayah kami jangan sampai mengabaikan masyarakat yang hidup dan menggantungkan kehidupannya di sana&comma;” terang Yantris&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Perwakilan masyarakat kini menantikan respons dan tindak lanjut DPR RI serta DPD RI terhadap surat aspirasi yang telah disampaikan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Masyarakat berharap proses tersebut dapat membuka ruang dialog antara pemerintah&comma; lembaga negara&comma; dan masyarakat adat untuk mencari penyelesaian atas persoalan penertiban kawasan hutan di Distrik Makimi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Kabardigoel Media
Exit mobile version