Site icon KABAR DIGOEL

Hari Santri 2026 Boven Digoel, Santri Hidayatullah Jadi Petugas Upacara

Advertisements

&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2026&sol;10&sol;6c55a21a-de2a-49a6-9492-7c3e26f9949b-300x178&period;jpeg" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-14610" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>KABARDIGOEL&period;COM&comma; TANAH MERAH<&sol;strong> – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Boven Digoel&comma; Papua Selatan&comma; berlangsung di Pelataran Masjid Darul Hidayah&comma; Titik Nol Tanah Merah&comma; Kamis &lpar;22&sol;10&sol;2026&rpar;&period; Dalam upacara tersebut&comma; santri Pondok Pesantren Hidayatullah dipercaya menjadi petugas upacara&comma; sementara Rois Syuriyah PCNU Tanah Merah&comma; Ustadz Ismail Marzuki&comma; menekankan pentingnya sanad keilmuan dan adab bagi para santri&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Upacara diikuti para santri se-Kota Tanah Merah dan sejumlah undangan&period; Ustadz Ismail Marzuki bertindak sebagai inspektur upacara&comma; sedangkan Kasman dari Pagar Nusa dipercaya menjadi komandan upacara&period;<&sol;p><div class&equals;"33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index&equals;"1" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;10px 0 10px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-1794851051345271" &NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Resolusi Jihad oleh Gus Soleh&comma; Pimpinan NU Persatuan&comma; menyanyikan lagu Hari Santri dan <em>Ya Lal Wathon<&sol;em> oleh jamaah majelis taklim&comma; serta pembacaan doa yang dipimpin Ustadz Syarif Muslihudin&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ustadz Iqbal dari Pondok Pesantren Hidayatullah menjelaskan&comma; pihaknya baru dilibatkan beberapa hari sebelum pelaksanaan upacara&period; Ketua Panitia&comma; Ustadz Sidik&comma; mendatangi pondok untuk meminta para santri berpartisipasi dalam peringatan Hari Santri Nasional&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Persiapan matangnya hanya dua hari&comma;” ujar Ustadz Iqbal saat diwawancarai di sela kegiatan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; upacara bendera sebenarnya merupakan kegiatan rutin setiap Senin di lingkungan pondok pesantren&period; Namun&comma; kegiatan tersebut sempat terhenti setelah pondok mengalami musibah kebakaran&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam upacara Hari Santri 2026&comma; para santri tidak hanya bertugas sebagai pasukan pengibar bendera&comma; tetapi juga mengemban sejumlah tugas lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ananda Ar-Rizqii&comma; siswa kelas IX&comma; bertugas membawa teks Pancasila&period; Ananda Dina membacakan Undang-Undang&comma; Ananda Sungsang Karisma membacakan Ikrar Santri&comma; sedangkan Ananda Aulia membacakan susunan acara&period; Pasukan upacara terdiri atas sembilan anggota&comma; termasuk komandan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Seluruh santri Hidayatullah turut hadir mengikuti upacara sebagai bentuk kolaborasi pesantren dengan panitia dalam menyukseskan peringatan Hari Santri Nasional di Tanah Merah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ustadz Iqbal&comma; yang telah mengabdi di Pondok Pesantren Hidayatullah sejak 2010&comma; mengungkapkan bahwa dirinya baru sekitar empat bulan bertugas di Boven Digoel&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam amanatnya&comma; Ustadz Ismail Marzuki mengajak para santri dan peserta upacara untuk mengingat semangat Resolusi Jihad serta meneruskan perjuangan para pendahulu dengan mengisi kemerdekaan secara bertanggung jawab dan penuh amanah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa sanad keilmuan merupakan bagian penting dalam tradisi pendidikan Islam&period; Melalui sanad&comma; ilmu diwariskan secara bersambung dari generasi ke generasi melalui para ulama dan guru&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Karena itu&comma; para santri diingatkan agar mempelajari ilmu agama melalui guru yang memiliki keterhubungan keilmuan yang jelas hingga kepada Rasulullah SAW&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Yakinlah bahwa ilmu yang kita pegang dari guru-guru kita itu tetap bersambung&period; Karena itulah yang membedakan kelak ketika ilmu itu diaplikasikan&comma;” tuturnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selain sanad&comma; Ustadz Ismail menegaskan pentingnya menjaga adab dalam menuntut dan mengamalkan ilmu&period; Menurutnya&comma; kecerdasan harus disertai akhlak agar ilmu memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Sepintar apa pun orangnya&comma; ketika adab mulai dikesampingkan&comma; maka hilanglah manusianya&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para santri bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari penguasaan ilmu pengetahuan&comma; tetapi juga dari perilaku&comma; akhlak&comma; dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Setelah upacara selesai&comma; kegiatan dilanjutkan dengan shalat istisqa’&comma; yakni shalat sunah untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ustadz Ismail mengajak jamaah memanjatkan doa agar Kabupaten Boven Digoel&comma; khususnya Kota Tanah Merah&comma; mendapatkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Rabbana anzil &OpenCurlyQuote;alaina ghaitsan mubarakan&comma;” demikian doa yang dipanjatkan agar Allah SWT menurunkan hujan yang penuh berkah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Boven Digoel pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan&comma; meningkatkan kolaborasi antarlembaga pendidikan Islam&comma; serta meneguhkan nilai sanad keilmuan dan adab sebagai fondasi kehidupan santri&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Kabardigoel Media
Exit mobile version