Site icon KABAR DIGOEL

Bupati Roni Omba Tegaskan Kualitas Renja SKPD 2027 Boven Digoel

Advertisements

&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2026&sol;10&sol;7d2e4082-dd7b-4046-9439-2e637713c1e2-300x178&period;jpeg" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-14623" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">KABAR DIGOEL&comma; TANAH MERAH – Bupati Boven Digoel&comma; Roni Omba&comma; menegaskan bahwa finalisasi Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah &lpar;Renja-SKPD&rpar; Tahun 2027 harus berorientasi pada kualitas perencanaan pembangunan&comma; bukan sekadar memenuhi kelengkapan administrasi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah &lpar;SIPD&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Persiapan Asistensi dan Finalisasi Renja-SKPD Tahun 2027 melalui SIPD Perencanaan di Tanah Merah&comma; Kabupaten Boven Digoel&comma; Jumat &lpar;23&sol;10&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index&equals;"1" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;10px 0 10px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-1794851051345271" &NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bupati Roni Omba meminta seluruh kepala perangkat daerah memastikan dokumen perencanaan disusun secara konsisten&comma; terukur&comma; realistis&comma; sesuai kewenangan&comma; dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Finalisasi Renja bukan sekadar menuntaskan penginputan SIPD&comma; melainkan memastikan kualitas arah pembangunan&comma;” tegas Roni Omba dalam arahannya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bupati menekankan pentingnya sinkronisasi dokumen perencanaan&comma; mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah &lpar;RPJMD&rpar; 2025–2029&comma; Rencana Strategis &lpar;Renstra&rpar; perangkat daerah&comma; Rencana Kerja Pemerintah Daerah &lpar;RKPD&rpar; Tahun 2027&comma; hingga Renja-SKPD masing-masing perangkat daerah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; setiap kepala perangkat daerah harus mampu menjelaskan keterkaitan antara sasaran RPJMD&comma; sasaran Renstra&comma; prioritas RKPD&comma; serta program&comma; kegiatan&comma; dan subkegiatan yang direncanakan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia juga mengingatkan agar perangkat daerah tidak sekadar menyalin program tahun sebelumnya&period; Setiap rencana kegiatan harus disesuaikan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Selain itu&comma; seluruh perangkat daerah diminta menindaklanjuti hasil penajaman prioritas pembangunan&comma; khususnya yang berkaitan dengan Standar Pelayanan Minimal &lpar;SPM&rpar;&comma; percepatan penurunan stunting&comma; prioritas nasional&comma; prioritas Provinsi Papua Selatan&comma; serta prioritas Kabupaten Boven Digoel&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Roni Omba menegaskan bahwa setiap program dan kegiatan harus memberikan kontribusi yang jelas terhadap pencapaian target pembangunan&period; Penandaan atau tagging dalam dokumen perencanaan juga tidak boleh sekadar menjadi formalitas administratif&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; setiap penandaan harus mencerminkan target kinerja&comma; lokasi pelaksanaan&comma; penerima manfaat&comma; serta dukungan pendanaan yang relevan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ketidaksesuaian dokumen perencanaan&comma; lanjutnya&comma; dapat berdampak pada pelaksanaan pembangunan&period; Risiko tersebut meliputi kegiatan yang tidak mendukung sasaran daerah&comma; target kinerja yang sulit diukur&comma; perencanaan anggaran yang tidak tepat&comma; hingga berulangnya proses koreksi dalam pengendalian dan evaluasi&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Jangan memindahkan persoalan yang seharusnya selesai pada tahap perencanaan menjadi persoalan pada tahap penganggaran dan pelaksanaan&period; Perbaikan harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam arahannya&comma; Bupati menegaskan bahwa tanggung jawab finalisasi Renja-SKPD berada pada kepala perangkat daerah&comma; bukan semata-mata operator SIPD&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kepala SKPD dan kepala distrik diminta menelaah substansi dokumen secara menyeluruh serta memastikan seluruh hasil asistensi ditindaklanjuti&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sementara itu&comma; Bapperida diminta melakukan verifikasi secara objektif dan mengembalikan dokumen yang belum sesuai untuk diperbaiki sebelum proses dilanjutkan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bupati juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mematuhi jadwal dan mekanisme asistensi yang telah ditetapkan&period; Sekretaris Daerah diminta mengoordinasikan kedisiplinan perangkat daerah&comma; sedangkan Kepala Bapperida diharapkan melaporkan perkembangan serta persoalan yang membutuhkan keputusan pimpinan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Melalui rapat tersebut&comma; Pemerintah Kabupaten Boven Digoel diharapkan mampu memperkuat sinkronisasi program antarperangkat daerah&comma; meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan&comma; serta memastikan penggunaan anggaran Tahun 2027 lebih efektif dan tepat sasaran&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bupati Roni Omba menegaskan bahwa dokumen perencanaan yang telah selesai disusun belum tentu berkualitas&period; Kualitas perencanaan harus dibuktikan melalui konsistensi program&comma; target yang terukur&comma; perhitungan yang realistis&comma; kesesuaian kewenangan&comma; dan manfaat nyata bagi masyarakat Boven Digoel&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Kabardigoel Media
Exit mobile version