<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://kabardigoel.com/wp-content/uploads/2026/10/65bc0d2f-58e5-4a69-a72a-772b5cf6d73d-300x178.jpeg" alt="" class="wp-image-14633" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>KABARDIGOEL, TANAH MERAH</strong> – Kabut asap yang masih tebal membuat panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2026 membatalkan kegiatan jalan sehat dan menggantinya dengan berbagai perlombaan di kompleks Masjid Darul Hidayah, Titik Nol Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan adalah Lomba Praktik Wudhu bagi pelajar taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah dasar (SD).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembatalan jalan sehat dilakukan dengan mempertimbangkan dampak kabut asap terhadap kesehatan peserta. Sebagai alternatif, panitia memusatkan rangkaian kegiatan di lingkungan masjid agar peringatan Hari Santri Nasional tetap berlangsung.</p><div class="33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index="1" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;">
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1794851051345271" 
 crossorigin="anonymous"></script>
</div>




<p class="wp-block-paragraph">Koordinator Lomba, Mochamad Ilham, SE, menjelaskan bahwa Lomba Praktik Wudhu dibagi menjadi empat kategori, yakni putra dan putri untuk peserta TK hingga SD kelas 1–3, serta putra dan putri untuk peserta SD kelas 4–6.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penilaian dilakukan oleh enam orang juri, terdiri atas tiga juri kategori putra dan tiga juri kategori putri. Para juri berasal dari unsur panitia, PCNU Tanah Merah, pengurus Masjid Darul Hidayah, serta ibu-ibu Muslimat NU.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam perlombaan tersebut, terdapat tiga aspek utama yang dinilai, yaitu pemenuhan rukun wudhu, pelaksanaan sunah wudhu, dan adab peserta. Aspek adab meliputi busana serta perilaku peserta selama mempraktikkan tata cara berwudhu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ilham mengatakan, hasil penilaian menunjukkan kemampuan peserta cukup menggembirakan. Peserta kategori TK hingga SD kelas 1–3 dinilai telah memenuhi unsur penilaian, meskipun masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, peserta SD kelas 4–6 menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mempraktikkan tata cara wudhu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alhamdulillah, untuk tingkat SD kelas 4 sampai kelas 6 itu mendekati sempurna,” ujar Ilham.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah seluruh peserta menyelesaikan penampilan dan proses rekapitulasi nilai, pengumuman pemenang dijadwalkan seusai salat Ashar, sekitar pukul 16.00 waktu setempat, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dari panitia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ilham menegaskan, perlombaan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian kegiatan Hari Santri Nasional akibat kondisi kabut asap yang tidak memungkinkan pelaksanaan jalan sehat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap, apabila kondisi alam pada tahun mendatang memungkinkan, kegiatan jalan sehat dapat kembali dilaksanakan tanpa menghilangkan perlombaan edukatif yang bermanfaat bagi para santri dan pelajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harapannya tahun depan kalau kondisi alamnya terpenuhi, kita juga melaksanakan jalan sehat dan tidak meninggalkan lomba-lomba seperti ini,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara khusus, Ilham berpesan kepada para guru di setiap Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) agar mengajarkan tata cara wudhu kepada murid secara utuh, mulai dari niat, tahapan pelaksanaan, hingga doa setelah wudhu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pembelajaran yang benar dan berkelanjutan, para murid diharapkan mampu mempraktikkan tata cara bersuci dalam kehidupan sehari-hari, terutama sebelum menunaikan salat lima waktu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Panitia berharap rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Tanah Merah tetap menumbuhkan semangat keagamaan, meningkatkan pemahaman ibadah, serta membentuk kebiasaan beribadah yang benar sejak usia dini, meskipun kegiatan harus disesuaikan akibat kabut asap.</p>

<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
