Bupati Boven Digoel Tekankan Guru Mengabdi di Pedalaman

Berita128 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel Roni Omba menekankan pentingnya pengabdian guru hingga ke wilayah terpencil serta peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Boven Digoel.

Pesan tersebut disampaikan Roni Omba saat menghadiri Yudisium Mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Musamus Merauke di Aula SMP Negeri 2 Tanah Merah, Selasa (15/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Roni menyoroti keterbatasan infrastruktur pendidikan di sejumlah wilayah pedalaman Boven Digoel. Kondisi geografis dan akses yang sulit dinilai menjadi tantangan bagi guru dalam menjalankan pelayanan pendidikan.

Ia menyebut sejumlah sekolah di wilayah terpencil masih menghadapi keterbatasan fasilitas, termasuk kondisi gedung sekolah serta akses menuju lokasi.

Karena itu, para guru dan kepala sekolah diminta memiliki ketangguhan serta komitmen dalam menjalankan tugas di tempat pengabdian.

“Bagaimana guru mau mengajar jika sekolah kosong, kaca dan pintu tidak ada? Kita membutuhkan pengabdian yang tulus. Jangan memotong waktu tugas di lapangan,” tegas Roni Omba.

Roni juga berpesan kepada mahasiswa RPL PGSD yang telah menyelesaikan pendidikan agar kembali ke tempat tugas dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, pemerintah telah memfasilitasi proses pendidikan hingga wisuda sehingga kesempatan tersebut perlu disyukuri dengan melanjutkan pengabdian di daerah.

“Kepada yang telah lulus, proses wisuda sudah difasilitasi penuh. Tidak perlu membebani diri atau meminta bantuan lain. Syukuri apa yang ada, lalu kembali ke kampung halaman untuk mengabdi,” ujarnya.

Untuk memastikan pelayanan pendidikan berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel meminta pengawas sekolah rutin turun ke kampung dan distrik.

Pemantauan langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi sekolah, ketersediaan tenaga pendidik, serta kebutuhan pendidikan di setiap wilayah. Data tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan pelayanan pendidikan secara berkelanjutan.

Terkait keterbatasan tenaga pengajar, pemerintah mendorong agar tenaga pendidik yang tersedia dapat dimaksimalkan. Pada saat yang sama, perencanaan penambahan formasi guru tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang.

Roni mengatakan sejumlah sekolah di pedalaman masih didukung jumlah guru PNS dan tenaga honorer yang terbatas. Persoalan tersebut akan dibenahi secara bertahap.

Selain pendidikan, Roni menyampaikan upaya pemerintah memperbaiki pelayanan administrasi kepegawaian bagi guru dan ASN.

Proses kenaikan pangkat dan pensiun disebut terus dipercepat melalui sistem yang lebih terintegrasi. Pemerintah berharap keterlambatan administrasi tidak lagi menghambat pencairan gaji maupun pemenuhan hak-hak kepegawaian.

Dengan pelayanan administrasi yang lebih cepat, guru diharapkan dapat menjalankan tugas mengajar tanpa terbebani persoalan birokrasi.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel juga mendorong pengembangan sumber daya manusia dengan memanfaatkan dan memperkuat perguruan tinggi yang tersedia di Papua.

Menurut Roni, pendidikan tinggi di daerah dapat membantu menghasilkan lulusan yang memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat. Lulusan tersebut diharapkan kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan Boven Digoel, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

“Lebih baik memaksimalkan apa yang kita miliki di sini daripada mengirim keluar namun hasilnya tidak kembali membangun daerah. Kuliah di mana saja sama saja, yang terpenting pulang dan berkarya nyata bagi Boven Digoel,” kata Roni.

Pada akhir kegiatan, Bupati mengajak peserta yudisium untuk memberi perhatian kepada rekan-rekan yang berasal dari distrik maupun lokasi sekolah dengan akses paling jauh.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa pelayanan pendidikan di Boven Digoel diharapkan menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan perbatasan.

Roni turut memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Boven Digoel beserta jajaran dan Universitas Musamus Merauke atas kerja sama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di Kabupaten Boven Digoel.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *