Site icon KABAR DIGOEL

Ketua PWS Minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Perlu Adanya Pemerataan Guru

Advertisements

&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large is-resized"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2023&sol;02&sol;IMG-20230201-WA0027-1-300x178&period;jpg" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-7001" width&equals;"423" height&equals;"251" &sol;><figcaption class&equals;"wp-element-caption">Kabardigoel-Ketua Pemantauan Wilayah Setempat &lpar;PWS&rpar; Boven Digoel minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengkaji ulang pemerataan tenaga guru di setiap satuan Pendidikan&period; Guna tidak terjadi penumpukan tenaga guru&period; &lpar;2&sol;2&sol;23&rpar;<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penumpukan tenaga Guru di satu Sekolah menjadi permasalahan tidak berjalannya proses pendidikan dengan baik di Distrik&period; <div>Permasalahan ini masih djumpal di seluruh satuan pendidikan di boven Digoel&period;<&sol;div><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ketua Pemantauan Wilayah Setempat &lpar;PSW&rpar; Kabupaten boven Digoel Pastor Frengki Pong&period; Projo menekankan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boven Digoel&comma; dapat mengkaji ulang penempatan tenaga guru di 112 kampung&comma; agar proses pendidikan bisa berjalan baik&period;<&sol;p><div class&equals;"33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index&equals;"1" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;10px 0 10px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-1794851051345271" &NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dijelaskan Ketua Pemantauan Wilayah Setempat &lpar;PWS&rpar;&comma; jumlah sekolah Yayasan Katolik di boven digoel berjumlah 37 satuan pendidlkan yang beroperasi&period; Namun di lain sisi menurut ketua PSW pemerataan tenaga guru di sekolah yayasan belum sepenuhnya merata&period; <&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sebab berkaca dari pengalaman&comma; masih ada sekolah yayasan Katolik yang masih membutuhkan tenaga guru&comma; guna menjalankan kegiatan belajar mengajar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menanggapi tanggapan Ketua PWS Boven Digoel&comma; Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Moses Wandengge membenarkan akan hal ini&period; la mengatakan memang betul hampir di setiap sekolah di kampung-kampung proses belajar mengajar tidak berjalan efektif dikarenakan sebagian masyarakat memilih hidup dipusat kota&comma; sehingga anak-anak mengikuti orang tua bermukim di kota kabupaten&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dirinya melanjutkan&comma; tidak ada penumpukan tenaga guru di satu sekolah&comma; memang sebagian sekolah-sekolah di kota kabupaten membutuhkan tenaga guru&comma; karena penambahan jumlah murid cukup signifikan di setiap sekolah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Kabardigoel Media
Exit mobile version