<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img src="https://kabardigoel.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG20230224102222-300x178.jpg" alt="" class="wp-image-7244" width="407" height="241" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kabardigoel- Jumlah pengunjung atau konsumen Pasar sentral yang berada di Kilo Meter 3 Kabupaten Boven Digoel, hingga saat ini sepi oengunjung. Lantaran beberapa pedagang yang masih berjualan di luar. Senin (27/02/23)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai penurutan salah seorang pedagang di pasar tersebut bahwasannya, pasar sepi pengunjung dikarenakan, kurangnya pedagang yang berjualan di pasar.</p><div class="33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index="1" style="float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;">
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1794851051345271" 
 crossorigin="anonymous"></script>
</div>




<p class="wp-block-paragraph">&#8220;kami merasa sedih dan kecewa. Kenapa pasar KM 3 ditinggalkan. Kami butuh perhatian pemerintah daerah, khususnya dinas terkait agar mampu mengatur semua penjual di sepanjang jalan untuk masuk dalam pasar sentral KM 3.&#8221;ujar Yulita Kore, Pedagang pasar</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img src="https://kabardigoel.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG20230224102923-300x178.jpg" alt="" class="wp-image-7245" width="407" height="241" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Yulita menambahkan memang pemerintah sudah menyampaikan bahwa bulan Januari 2023 semua harus berjualan dalam pasar ini. Namun hingga saat ini tidak ada buktinya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img src="https://kabardigoel.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG20230224103119-300x178.jpg" alt="" class="wp-image-7249" width="427" height="253" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Penuturan yang sama disampaikan juga oleh pedagang lain yakni ibu Agnes koperen menjelaskan, pasar sudah jadi yang disediakan oleh pemerintah tapi kenapa masih sepi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemerintah menyediakan pasar ini untuk kita berjualan bersama-sama di tempat ini. Bangunan sudah jadi, lalu dtinggalkan terus fungsinya apa?&#8221; Ujar agnes pedagang pasar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menambahkan, kami juga harus biayai anak sekolah, pendapatan dari mana kalau bukan dari pasar. Kita ini sudah tinggal di Kabupaten bukan di distrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;kami harus biayai anak sekolah, tidak mungkin minta dikantor Bupati. Pendapatan juga sehari 100 ribu rupiah dengan modal 500-san. Kami ambil uang dari mana? Kalau bukan dari pasar ini.&#8221; Tandasnya </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tolong dinas terkait lihat kami masyarakat kecil ini satukan kami dipasar ini. Tutupnya</p>

<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
