Site icon KABAR DIGOEL

Lima Marga Pemilik Tanah Bandara Tanah Merah, Nyaris Lakukan Pemalang Kantor Bupati

Advertisements

&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large is-resized"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2024&sol;03&sol;2b4883b9-0659-4f09-b88c-ad9c77cacb25-300x178&period;jpeg" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-10040" style&equals;"width&colon;398px&semi;height&colon;auto"&sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kabardigoel&comma; BovenDigoel-Tuntutan pembayaran tanah Ulayat bandara Tanah Merah kurang di tanggapi serius&comma; lima marga pemilik hak Ulayat mendatangi kantor bupati Boven dan nyaris lakukan pemalangan&period;&lpar;15&sol;03&sol;2024<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kelima marga pemilik hak Ulayat tanah bandara yakni marga Tutainon&comma; Aujat&comma; Kambutingga&comma; Kaat dan Guam&period;<&sol;p><div class&equals;"33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index&equals;"1" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;10px 0 10px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-1794851051345271" &NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Albertus Yawon selaku koordinator aksi pemalangan kantor bupati Boven Digoel mengatakan&comma; kronologis mengapa mereka nyaris lakukan pemalangan kantor bupati Boven Digoel di sebabkan tuntutan pembayaran tanah bandara kurang di tanggapi secara serius oleh pemerintah daerah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Kami sudah capek berulang kali kami sudah koordinasi dengan pihak pemangku kepentingan tapi hasilnya nol sehingga terpaksa kami melakukan aksi ini &comma;&&num;8221&semi;kata Albertus<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurut Albertus&comma; seandainya Pemerintahan daerah peduli dengan tuntutan kami pemilik hak Ulayat&comma; tentu pemalangan tidak di lakukan&period; Persoalan ganti rugi pembayaran tanah bandara&comma; untuk upaya pemecahan masalah ini &comma; sudah di sampaikan pada Bupati Boven Digoel Hengky Yaluwo &comma;dan beliau berjanji untuk di selesaikan&comma;tapi janji tinggal janji dan kurang ditanggapi serius&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Padahal ia Bupati sudah janji untuk selesaikan&comma;tapi apa yang di harapkan dari pertemuan tersebut&comma; tidak ada titik terang&comma; mungkin beliau sibuk sehingga lupa untuk di selesaikan tuntutan kami ini &comma;&&num;8221&semi;Ujar Albertus<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Bahkan dalam kesempatan tersebut jika tuntutan pembayaran tanah Ulayat bandara Tanah Merah&comma; kurang di tanggapi&comma;pihak pemilik hak Ulayat berjanji bakal kembali menduduki kantor bupati Boven Digoel dan lakukan pemalangan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Sementara itu&comma; Kepala BPKAD Boven Digoel Warinto Gultom berharap&nbsp&semi;&nbsp&semi;pada pemilik hak Ulayat untuk jangan melakukan pemalangan kantor bupati Boven Digoel&period;semua perlu di selesaikan secara baik&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Artinya untuk upaya penyelesaian &comma; tentu kita semua harus duduk bersama untuk membahas persoalan ini &comma; sehingga ada kesepahaman dan kesepakatan bersama&comma; apakah penyelesaian pembayaran berupa tali asih&comma;&&num;8221&semi;Kata Warinto<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Plt Sekda Boven Digoel Philemon Tabuni&comma; dalam pertemuan bersama dengan pemilik hak Ulayat tanah bandara menyambut positif dengan adanya pertemuan ini&period;sembari berharap pada pemilik hak Ulayat agar memberikan waktu bagi pemerintah daerah&comma; untuk mencari solusi guna menyelesaikan persoalan tanah bandara&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&&num;8220&semi;Kami minta waktu seminggu untuk cari solusi untuk selesaikan persoalan tanah bandara&comma; jika sudah tentu kami kembali undang pemilik hak Ulayat untuk bersama membahas hal ini&comma; sehingga penyelesaian tanah bandara ada jalan keluar&comma;&&num;8221&semi;Pungkas Philemon<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Kabardigoel Media
Exit mobile version