
Kabardigoel, Boven Digoel — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boven Digoel bekerja sama dengan Pengurus Kesejahteraan Masjid (PKM) Darul Hidayah menggelar Istighosah dan Doa Kebangsaan, Kamis malam (4/9/2025), di Masjid Darul Hidayah titik nol Tanah Merah. Kegiatan ini diikuti jamaah muslimin dan muslimat serta majelis taklim se-Kota Tanah Merah.
Kegiatan keagamaan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Papua Selatan Nomor B.3677/KW.26.3/HM.00/2025 tentang Istighosah dan Doa Kebangsaan.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Boven Digoel, Yosepha Tambonop, S.Sos, menegaskan pentingnya doa sebagai kekuatan spiritual bangsa. “Negara kita saat ini dalam keadaan tidak baik-baik saja. Mari bersama-sama meluangkan waktu untuk berdoa, semoga Allah SWT mendengar doa-doa kita,” ujarnya. Yosepha juga mengajak seluruh tokoh dan pimpinan umat beragama mendoakan kedamaian negeri dalam setiap ibadah masing-masing.
Senada dengan itu, Ketua PKM Darul Hidayah, Ustadz Ismail Marzuki, menyebut doa sebagai senjata utama orang beriman. “Apapun yang terjadi di Boven Digoel bahkan di dunia sekalipun, doa yang dipanjatkan insyaAllah akan menembus langit,” katanya.
Istighosah dipimpin oleh Ustadz M. Sefullah, pimpinan Majelis Taklim Sabilur Rosyad, dan ditutup dengan doa oleh Ustadz Muhammad Faqih, Imam Besar Masjid Darul Hidayah.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Muslimat NU, Wakapolres Boven Digoel Kompol Handoyo Prasetyo, serta Pimpinan Pagar Nusa Boven Digoel Muh. Amir Kosim bersama jajarannya. Kehadiran tokoh-tokoh tersebut memperkuat semangat kebersamaan dalam mendoakan kedamaian dan persatuan bangsa.










