Efisiensi Anggaran Berdampak pada Pelayanan Administrasi Kependudukan di Boven Digoel

Berita348 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel.com | Boven Digoel — Kebijakan efisiensi anggaran yang kembali diberlakukan oleh Pemerintah Pusat berdampak langsung pada pelayanan publik di daerah, termasuk pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Boven Digoel. Kondisi tersebut diakui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Boven Digoel, Paskalis Ameto.

Paskalis Ameto menjelaskan, keterbatasan anggaran menyebabkan sejumlah layanan administrasi kependudukan belum dapat berjalan secara maksimal. Layanan penting seperti pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, hingga dokumen kependudukan lainnya kini berpotensi mengalami keterlambatan.

Menurutnya, dampak paling signifikan dari efisiensi anggaran adalah terhentinya program pelayanan jemput bola ke kampung-kampung terpencil. Padahal, program tersebut selama ini sangat membantu masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan dan memiliki keterbatasan akses transportasi.

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kami tidak dapat lagi melaksanakan pelayanan keliling atau jemput bola ke kampung-kampung. Ini tentu sangat berpengaruh bagi masyarakat yang berada di wilayah jauh dan sulit dijangkau,” ujar Paskalis Ameto, Kamis (9/1/2026).

Ia mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan untuk sementara waktu dapat langsung mendatangi Kantor Disdukcapil Boven Digoel yang berlokasi di Tanah Merah. Paskalis berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang dihadapi pemerintah daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran tersebut.

Meski berada di tengah keterbatasan, Paskalis menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sesuai kemampuan yang ada. Ia juga berharap adanya dukungan dan solusi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar pelayanan administrasi kependudukan dapat kembali optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami tetap berupaya semaksimal mungkin meskipun ada efisiensi anggaran, sehingga ke depan pelayanan administrasi kependudukan dapat kembali mempermudah masyarakat,” kata Paskalis Ameto.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *