Jelang Ramadan, Imlek dan Nyepi, Pemkab Boven Digoel Gelar Gerakan Pangan Murah

Berita233 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Ramadan, Imlek dan Nyepi, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menggelar Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Bupati Boven Digoel, Rony Omba, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga serta memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman menjelang momentum hari besar.

“Gerakan pangan murah ini bertujuan membantu masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan menjelang hari besar keagamaan dengan harga yang lebih terjangkau. Kami juga memastikan ketersediaan stok dalam kondisi aman,” ujar Rony Omba.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli beras SPHP seharga Rp60.000 per 5 kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasar. Selain beras, sejumlah komoditas penting lainnya juga dijual dengan harga subsidi, di antaranya:

  • Minyak goreng Lovina 1 liter: Rp25.000
  • Tepung Segitiga Biru 1 kg: Rp15.000
  • Tepung Segitiga Biru ½ kg: Rp8.000
  • Gula timbang 1 kg: Rp17.000
  • Bawang merah ½ kg: Rp29.000
  • Bawang putih ½ kg: Rp23.000
  • Telur ayam 6 butir: Rp18.000
  • Cabai keriting ½ kg: Rp42.000
  • Cabai kecil ½ kg: Rp43.000
  • Wortel ½ kg: Rp23.000
  • Kentang 1 kg: Rp20.000

Seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar sebagai bentuk subsidi pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

Dalam mekanisme penjualan, panitia menerapkan sistem kupon guna menjaga ketertiban distribusi serta mencegah potensi penimbunan maupun pembelian berulang dalam jumlah besar.

Pemerintah berharap melalui Gerakan Pangan Murah ini, daya beli masyarakat tetap terjaga, inflasi daerah dapat ditekan, serta kebutuhan pokok selama Ramadan, Imlek dan Nyepi terpenuhi tanpa gejolak harga signifikan.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Boven Digoel dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat perlindungan sosial berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *