Site icon KABAR DIGOEL

Ramadan Momentum Pembinaan Diri dan Penyucian Hati di Tanah Merah

Advertisements

&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image size-large"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2026&sol;02&sol;43DE5094-54EE-4393-8995-B335F1BDB194-300x178&period;png" alt&equals;"" class&equals;"wp-image-13316" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;kabardigoel&period;com&sol;tag&sol;kabardigoel-com&sol;" id&equals;"221">KabarDigoel<&sol;a>&comma; Tanah Merah – Ratusan jemaah memadati <a href&equals;"&sol;&sol;generic-entity&quest;number&equals;0">Masjid Darul Hidayah Marzuki<&sol;a> pada Jumat &lpar;20&sol;2&sol;2026&rpar; untuk mendengarkan tausiyah yang disampaikan <a href&equals;"&sol;&sol;generic-entity&quest;number&equals;1">Ismail Marzuki<&sol;a> tentang makna suci Ramadan&period; Dalam ceramahnya&comma; ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual tahunan&comma; melainkan momentum pembinaan diri dan penyucian hati&period;<&sol;p><div class&equals;"33a3bfebe4f31e4424ecd420beebe2a6" data-index&equals;"1" style&equals;"float&colon; none&semi; margin&colon;10px 0 10px 0&semi; text-align&colon;center&semi;">&NewLine;<script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-1794851051345271" &NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ustaz Ismail menyampaikan&comma; esensi Ramadan terletak pada peningkatan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT&period; Puasa&comma; menurutnya&comma; bukan hanya menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari&comma; tetapi latihan spiritual untuk mengendalikan diri&comma; memperkuat iman&comma; dan memperbaiki akhlak&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Tentu kita semua tahu bahwa Ramadan adalah momentum pembinaan diri&comma; sehingga kualitas ketakwaan perlu diperkuat&comma;” ujar Ustaz Ismail di hadapan jemaah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>Dimensi Spiritual dan Sosial Ramadan<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dalam tausiyahnya&comma; ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai waktu refleksi diri&comma; memperbaiki kualitas ibadah&comma; memperbanyak doa&comma; serta memperkuat hubungan vertikal dengan Sang Pencipta&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Tak hanya itu&comma; Ustaz Ismail juga menekankan dimensi sosial Ramadan&period; Nilai puasa sejati&comma; katanya&comma; tercermin dari meningkatnya kepedulian terhadap sesama&comma; terutama kaum dhuafa dan masyarakat kurang mampu&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Menurutnya&comma; keberkahan Ramadan akan terasa ketika umat Islam mau berbagi rezeki&comma; membantu yang membutuhkan&comma; dan menebar kebaikan di lingkungan sekitar&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph"><strong>Perkuat Ukhuwah Islamiyah<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Lebih lanjut&comma; ia menegaskan pentingnya penguatan ukhuwah Islamiyah sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Ramadan menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan&comma; menghapus sekat perbedaan&comma; serta membangun harmoni dalam kebersamaan&period; Semangat solidaritas dan saling menghormati adalah kunci menjaga persatuan umat&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Tausiyah tersebut ditutup dengan ajakan agar setiap jemaah memanfaatkan Ramadan dengan sebaik-baiknya&period; Suasana khusyuk yang menyelimuti masjid&comma; disertai antusiasme jemaah&comma; menambah kekhidmatan momen tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Pesan yang disampaikan bukan hanya menjadi pengingat&comma; tetapi juga dorongan untuk menghadirkan Ramadan sebagai energi perubahan dalam kehidupan sehari-hari&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Kabardigoel Media
Exit mobile version