Pelepasan 14 Jamaah Haji Boven Digoel 2026, Bergabung Kloter 31 Papua–Sulawesi

Berita89 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Sebanyak 14 calon jamaah haji asal Kabupaten Boven Digoel resmi dilepas pada Selasa, 28 April 2026 di Masjid Darul Hidayah, Titik Nol Tanah Merah. Dari jumlah tersebut, 7 jamaah telah lebih dahulu berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Boven Digoel, H. Lassaka, S.Kom, menjelaskan bahwa jamaah asal Boven Digoel saat ini belum bergabung dengan jamaah dari Provinsi Papua Selatan maupun Papua karena belum adanya pengaturan resmi.

“Jamaah yang masih berada di Boven Digoel dijadwalkan tiba di Makassar pada 12 Mei 2026 untuk bergabung dengan jamaah yang telah lebih dulu berangkat,” ujarnya.

Setelah berkumpul, seluruh jamaah akan masuk ke Asrama Haji Sudiang Makassar sebelum diberangkatkan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Lebih lanjut, H. Lassaka menyebutkan bahwa jamaah haji Boven Digoel akan tergabung dalam Kloter 31 bersama jamaah dari Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Sarmi, serta sejumlah daerah di Sulawesi Selatan seperti Wajo, Bone, dan Soppeng. Kloter ini dikenal sebagai kloter gabungan Papua dan Sulawesi.

Di sisi lain, kisah haru datang dari pasangan suami istri asal Asiki, Pak Mardi dan Ibu Parsini. Mereka telah mendaftar haji sejak tahun 2013 dan semula dijadwalkan berangkat pada 2024, namun tertunda akibat pandemi COVID-19 hingga akhirnya berangkat pada 2026.

Pak Mardi, seorang wiraswasta yang telah pensiun dari pekerjaannya sebagai karyawan, mengaku telah menabung sejak lama demi mewujudkan niat berhaji.

“Puji syukur kami bisa berangkat bersama tahun ini,” ungkapnya.

Pasangan ini juga dipercaya mewakili jamaah dalam prosesi pemakaian atribut dan penyerahan koper oleh Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.

Dari sisi usia, jamaah termuda tercatat berusia 16 tahun, yakni Putri asal Distrik Mindiptana. Sementara jamaah tertua adalah Ibu Isume berusia 87 tahun, juga dari distrik yang sama.

Ibu Isume mengungkapkan rasa syukurnya dapat menunaikan ibadah haji berkat dukungan anak-anaknya. Ia akan didampingi menantunya, Bapak Saldi, selama perjalanan ibadah di Tanah Suci.

“Saya berharap bisa menjalankan rukun haji dengan sempurna,” tuturnya penuh harap.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *