Remaja Persami Kodim 1711 Boven Digoel Dibekali BHD dan P3K

Berita, TNI/POLRI26 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Peserta kegiatan Persami yang diselenggarakan oleh Kodim 1711/Boven Digoel mendapatkan pembekalan materi kesehatan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan bantuan hidup dasar (BHD) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda menghadapi situasi darurat. Jumad 15/05 2026

Materi kesehatan tersebut dibawakan oleh Maria Gorety yang menekankan pentingnya pemahaman dasar kesehatan bagi remaja yang memiliki aktivitas tinggi di luar rumah.

Menurut Maria Gorety, kemampuan memberikan pertolongan pertama sangat penting dimiliki para pelajar karena kondisi darurat dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di jalan raya maupun lingkungan sekitar.

“Remaja memiliki banyak aktivitas di luar rumah. Ketika berada di suatu tempat, bisa saja menemukan orang yang tidak sadarkan diri, jatuh di jalan raya, atau bahkan korban tenggelam saat beraktivitas di sungai. Situasi seperti ini membutuhkan bantuan hidup dasar,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung bantuan hidup dasar, seperti teknik resusitasi jantung paru (RJP) atau pijat jantung, serta penanganan korban tersedak.

Maria Gorety menjelaskan, praktik tersebut bertujuan membekali peserta dengan kemampuan dasar untuk membantu diri sendiri maupun orang lain saat menghadapi kondisi gawat darurat.

“Tentu saja ada praktik pemberian bantuan hidup dasar yang dikenal masyarakat sebagai pijat jantung, kemudian praktik mengeluarkan benda atau makanan yang masuk saat seseorang tersedak,” jelasnya.

Meski waktu praktik terbatas, para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pembekalan ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan generasi muda terhadap keselamatan diri dan sesama.

Ia juga berharap ilmu yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

“Menyelamatkan diri sendiri dan menolong orang lain adalah hal yang sangat baik. Semoga materi ini dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, tetangga, dan sesama yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Maria Gorety menambahkan, pemahaman mengenai bantuan hidup dasar penting dimiliki semua kalangan masyarakat karena keterampilan tersebut dapat menjadi bekal keselamatan dalam menghadapi situasi darurat kapan saja.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *