Sat Resnarkoba Boven Digoel Edukasi Bahaya Narkoba saat MPLS 2026

Berita, TNI/POLRI79 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Boven Digoel menggelar sosialisasi tentang dampak dan penanggulangan narkoba kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Yayasan Anugerah Terindah dan Yayasan SMA Kristen Cahaya Kasih, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali para pelajar dengan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi dari Ketua Yayasan Anugerah Terindah yang meminta Sat Resnarkoba Polres Boven Digoel menjadi narasumber dalam rangkaian kegiatan MPLS. Edukasi dilaksanakan di Aula SMP Yayasan Anugerah Terindah serta Aula Gereja Rehobot Tanah Merah.

Personel yang terlibat dalam kegiatan ini yakni KBO Sat Resnarkoba Polres Boven Digoel, IPDA Fernando Sabru, bersama Bripka Djaka Andri Irawan. Keduanya memberikan materi secara bergantian kepada ratusan peserta MPLS di dua lokasi berbeda.

Pada sesi pertama yang dimulai pukul 08.30 WIT di Aula Yayasan Anugerah Terindah, IPDA Fernando Sabru menjelaskan berbagai dampak negatif penyalahgunaan narkoba, mulai dari gangguan kesehatan, rusaknya masa depan generasi muda, hingga ancaman sanksi pidana bagi pelaku penyalahgunaan narkotika.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan juga diisi dengan pemutaran video edukasi yang menggambarkan dampak buruk penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Pada sesi kedua yang berlangsung pukul 13.30 WIT di Aula Gereja Rehobot Tanah Merah, Bripka Djaka Andri Irawan menyampaikan materi kepada peserta MPLS SMA Kristen Cahaya Kasih. Ia mengajak para pelajar untuk membangun komitmen menjauhi narkoba serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan.

Melalui kegiatan ini, Sat Resnarkoba Polres Boven Digoel berharap para pelajar memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap bahaya narkoba, mampu melindungi diri dari pengaruh negatif lingkungan, serta menjadi pelopor pencegahan penyalahgunaan narkotika di sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi, sekaligus mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Boven Digoel.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *