
Kabardigoel, Boven Digoel – Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Selatan, Yoseph Yanawo Yolmen, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pembiayaan pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Yoseph saat bertemu dengan 20 calon mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang akan melanjutkan studi di Universitas Musamus (Unmus) Merauke melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dengan Universitas Musamus, Senin (27/7/2026), sebelum keberangkatan mereka ke Merauke.
Menurut Yoseph, kebijakan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel yang secara konsisten membiayai pendidikan tinggi bagi generasi muda merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak besar terhadap pembangunan daerah.
“Untuk mengubah masa depan, kata kuncinya adalah pendidikan. Pemerintah telah membuka jalan bagi adik-adik semua untuk menempuh pendidikan tinggi. Kesempatan seperti ini tidak datang dua kali, sehingga jangan disia-siakan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kelak dapat kembali dan membangun Boven Digoel,” ujar Yoseph.
Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing. Karena itu, para mahasiswa diminta menjaga semangat belajar, disiplin, serta berkomitmen menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa nantinya akan menjadi bukti bahwa investasi pemerintah melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua Selatan, khususnya Kabupaten Boven Digoel.
Selain itu, Yoseph berharap masa perkuliahan dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi akademik, serta membangun karakter sebagai generasi penerus yang siap mengabdi kepada masyarakat.
Program kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan Universitas Musamus Merauke merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam mencetak tenaga pendidik profesional melalui pembiayaan yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus).
Pemerintah berharap seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik, kembali ke Kabupaten Boven Digoel, dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mempercepat pembangunan daerah melalui keahlian yang dimiliki.







