Bupati Boven Digoel Minta Pedagang Segera Tempati Pasar Sentral

Berita3 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel mulai menata aktivitas perdagangan di Kota Tanah Merah dengan menggelar sosialisasi penempatan pedagang ke Pasar Sentral KM 3. Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Boven Digoel, Roni Omba, berlangsung di Titik Nol Tanah Merah, Kamis (6/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan sekaligus mengoptimalkan fungsi Pasar Sentral KM 3 sebagai pusat kegiatan perdagangan di Kabupaten Boven Digoel.

Dalam arahannya, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa seluruh lapak yang telah dibangun tidak boleh dibiarkan kosong. Ia meminta para pemilik lapak segera memanfaatkannya untuk berjualan.

“Lapak-lapak jangan dibiarkan kosong. Kalau sudah diberikan atau bahkan dialihkan kepada orang lain, maka harus segera ditempati. Jika tetap tidak dimanfaatkan, saya instruksikan kepada Kepala Dinas Perdagangan agar lapak tersebut dibongkar dan diberikan kepada pedagang lain yang benar-benar membutuhkan,” tegas Bupati.

Menurutnya, masih banyak pedagang yang belum memiliki tempat usaha di Pasar Sentral sehingga memilih berjualan di bahu jalan. Kondisi tersebut dinilai mengganggu ketertiban kota sekaligus mengurangi fungsi pasar sebagai pusat perdagangan.

Bupati juga menegaskan bahwa pedagang yang masih berjualan di sepanjang bahu jalan Kota Tanah Merah akan ditertibkan dan diarahkan kembali berjualan di dalam Pasar Sentral. Dengan demikian, aktivitas jual beli dapat terpusat di satu lokasi sehingga lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Pada sesi dialog, sejumlah mama pedagang diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi. Di antaranya Mama Yuliana Kambayop, Mama Veronika Kaise, Mama Bernandeta Kinugum, serta beberapa pedagang lainnya.

Secara umum, para pedagang menyatakan siap menempati Pasar Sentral KM 3. Namun mereka berharap Pemerintah Kabupaten Boven Digoel segera melengkapi sarana dan prasarana pendukung agar aktivitas perdagangan dapat berjalan optimal.

Beberapa kebutuhan yang disampaikan antara lain penyediaan air bersih, toilet yang layak, peningkatan keamanan pasar untuk mencegah kehilangan barang dagangan, serta penataan sejumlah lapak yang dipasangi dinding sehingga menghalangi aktivitas jual beli.

Selain itu, para pedagang juga meminta pemerintah segera mengaktifkan kembali terminal yang berada di kawasan pasar guna meningkatkan mobilitas masyarakat dan pembeli. Mereka turut berharap adanya bantuan tambahan modal usaha untuk mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi para pedagang kecil.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap penataan Pasar Sentral KM 3 dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman, bersih, dan nyaman sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pedagang.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *