Maulid Nabi Sabilur Rosyad Boven Digoel Penuh Hikmah

Berita28 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel — TPA/TPQ, Madrasah Diniyah dan Majelis Ta’lim Sabilur Rosyad, Titik Nol Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu (23/8/2026). Kegiatan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Modern” dan berlangsung sederhana, namun penuh hikmah serta kebersamaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri jamaah, santri dan santriwati, orang tua santri, serta sejumlah undangan. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan sholawat, hadroh, Nadom Aqidatul Awam, serta ceramah dan tausiyah.

Pimpinan TPA dan Majelis Ta’lim Sabilur Rosyad, Ustadz Muhamad Saifullah, dalam hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak membaca sholawat sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah. Ia juga berharap anak-anak yang mengikuti pendidikan di Sabilur Rosyad dapat tumbuh menjadi generasi yang patuh, berakhlak baik, serta menjadi anak yang saleh dan salehah.

“Perbanyak membaca sholawat. Diutamakan membaca Sholawat Nariyah, dengan berharap Allah SWT melenyapkan kesedihan, menghapus kesulitan dan memudahkan segala urusan,” ujar Ustadz Saifullah dalam tausiyahnya.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak Rasulullah kepada generasi muda. Ustadz Saifullah mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tetap dapat dilaksanakan meski kondisi cuaca dan suhu ekstrem.

Menurutnya, kesederhanaan dalam pelaksanaan justru memberikan hikmah tersendiri, terutama dalam membangun kebersamaan antara pengurus Majelis Ta’lim, wali santri, jamaah, dan para santri. Ia berharap seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat membawa pulang semangat baru untuk meningkatkan iman dan takwa.

“Semoga kita semakin meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, dimudahkan segala urusan, dilimpahkan rezeki yang barokah, serta anak-anak kita dijadikan anak-anak yang soleh dan soleha,” harapnya.

Sementara itu, Wali Santri sekaligus panitia pelaksana, Tarwi, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk rasa syukur dan kecintaan kepada Rasulullah.

Menurut Tarwi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan keteladanan sikap dan akhlak Nabi Muhammad SAW kepada generasi muda, khususnya anak-anak.

“Melalui pembacaan sholawat, ceramah, tausiyah dan kegiatan lainnya, kita berharap anak-anak semakin mengenal dan meneladani akhlak Rasulullah,” kata Tarwi.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi dapat membangkitkan kembali semangat umat dalam menjalankan perintah Allah SWT, memperkuat ibadah, serta mempertahankan akidah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bersamaan oleh tiga santriwati, yakni Lutfiah, Lisa dan Arsila. Sementara sari tilawah dibawakan oleh Adella Oktaviani.

Suasana semakin semarak dengan lantunan sholawat yang diiringi Grup Hadroh. Para santri dan santriwati Sabilur Rosyad juga membacakan Nadom Aqidatul Awam.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara sederhana dengan dukungan Majelis Ta’lim dan wali santri. Meski sederhana, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah.

Melalui tema “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Modern”, keluarga besar Sabilur Rosyad diharapkan terus menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan, terutama dalam membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *