Pemkab Boven Digoel Tangani Gangguan Kesehatan di Senimburu

Berita21 Dilihat
Advertisements
Roni Omba / Bupati Boven Digoel

Kabardigoel, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bergerak cepat menangani laporan gangguan kesehatan yang dialami masyarakat di Kampung Senimburu, Distrik Yaniruma.

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, mengatakan pemerintah daerah telah memerintahkan petugas kesehatan membentuk tim dan segera menuju Kampung Senimburu untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah sudah memerintahkan petugas kesehatan dengan membentuk tim untuk berangkat ke wilayah Yaniruma, khususnya menuju Kampung Senimburu,” ujar Roni Omba, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, petugas kesehatan saat ini telah bergerak dan melakukan pelayanan kepada masyarakat di Kampung Senimburu. Pemerintah daerah masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai kondisi warga serta hasil pemeriksaan untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan tersebut.

Roni menjelaskan, pelayanan kesehatan di Distrik Yaniruma menghadapi tantangan akibat kondisi keamanan yang terjadi beberapa waktu lalu setelah adanya insiden penembakan di wilayah tersebut.

Pasca-insiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menarik sejumlah tenaga kesehatan dan aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya bertugas di Distrik Yaniruma. Meski demikian, pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan dukungan tiga tenaga kesehatan dari masyarakat lokal.

“Untuk tenaga kesehatan, masih ada tiga orang dari masyarakat lokal yang tetap bertugas di Distrik Yaniruma,” kata Roni.

Bupati mengakui keterbatasan jumlah tenaga kesehatan berdampak pada kemampuan pelayanan dan penanganan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Karena itu, pemerintah daerah meminta dukungan tokoh masyarakat dan aparat keamanan yang berada di Yaniruma untuk menyampaikan informasi secara cepat apabila ditemukan warga yang mengalami gangguan kesehatan.

“Kalau hanya tiga petugas kesehatan, tentu tidak mampu menangani seluruh kondisi yang terjadi. Karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan tokoh masyarakat dan aparat keamanan untuk memberikan informasi mengenai kondisi terkini di Yaniruma, sehingga dapat segera dilakukan tindakan penanganan,” ujarnya.

Roni menegaskan, informasi yang cepat dan akurat dari masyarakat di lapangan sangat penting. Selain keterbatasan tenaga kesehatan, kondisi geografis dan keamanan menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan kesehatan di wilayah Yaniruma.

Sementara itu, terkait dugaan adanya wabah penyakit tertentu yang menyerang masyarakat Kampung Senimburu, pemerintah daerah belum dapat memastikan jenis penyakit yang dialami warga.

“Sejauh ini kami belum mendapatkan informasi pasti terkait wabah penyakit apa yang sedang dialami masyarakat Kampung Senimburu di Distrik Yaniruma,” ucap Roni.

Pemerintah Kabupaten Boven Digoel akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat di Kampung Senimburu dan menunggu hasil pemeriksaan dari petugas kesehatan yang saat ini telah berada di lapangan.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed