PC Ansor Boven Digoel Kirim 5 Kader Ikuti Susbalan di Merauke

Daerah, Berita27 Dilihat
Advertisements

MERAUKE, KABARDIGOEL.COM – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Boven Digoel mendelegasikan lima kader untuk mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Terpadu Dasar (DTD) Angkatan VI dan Pendidikan Susbalan Banser Angkatan I Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Papua di Tanah Miring SP2, Kabupaten Merauke, pada 16–18 Oktober 2026.

Dari lima kader yang diberangkatkan, empat orang mengikuti Susbalan sebagai peserta, yakni Kartoko, Sujono, Labib, dan Dimas. Sementara itu, Mochamad Ilham bertugas sebagai panitia dalam kegiatan kaderisasi tersebut.

Mochamad Ilham menyampaikan informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler. Ia menjelaskan bahwa rombongan kader Ansor Boven Digoel berangkat melalui jalur darat pada Kamis siang, 15 Oktober 2026, menuju lokasi kegiatan di Merauke.

Kegiatan DTD Angkatan VI dan Susbalan Angkatan I Satkorwil Papua diselenggarakan oleh PC GP Ansor Merauke selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 16–18 Oktober 2026.

Peserta berasal dari tiga kabupaten, yakni Merauke, Boven Digoel, dan Mappi. Berdasarkan data panitia yang disampaikan, kegiatan DTD diikuti 27 peserta, sedangkan Susbalan diikuti 43 peserta.

Selain Boven Digoel, PC GP Ansor Kabupaten Mappi juga mengirimkan enam kader untuk mengikuti Susbalan sebagai bagian dari penguatan kaderisasi Banser di wilayah Papua.

Keikutsertaan kader Ansor Boven Digoel dalam kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Anggota DPR RI, Indrajaya. Bantuan sponsor tersebut diperuntukkan bagi kontribusi mandiri peserta serta biaya transportasi perjalanan dari Boven Digoel menuju Tanah Miring SP2, Kabupaten Merauke.

Dukungan tersebut membantu para kader memenuhi kebutuhan keberangkatan dan mengikuti proses kaderisasi di tingkat wilayah.

Diklat Terpadu Dasar (DTD) merupakan jenjang kaderisasi awal bagi anggota GP Ansor. Sementara itu, Susbalan merupakan jenjang kaderisasi lanjutan bagi Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Melalui Susbalan, kader diharapkan memiliki karakter yang kuat, disiplin, wawasan kebangsaan, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan manajemen organisasi.

Kader yang mengikuti pendidikan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada agama, bangsa, masyarakat, dan Nahdlatul Ulama (NU).

Kelulusan Susbalan tidak secara otomatis memberikan jabatan atau kenaikan pangkat tertentu. Penugasan dan kedudukan organisatoris tetap mengikuti ketentuan serta mekanisme organisasi yang berlaku.

Kegiatan DTD Angkatan VI dan Susbalan Angkatan I Satkorwil Papua menghadirkan instruktur dari tingkat pusat, wilayah, hingga lokal.

Para instruktur yang terlibat meliputi:

  • Dwi Winarno, Ketua Kaderisasi Pimpinan Pusat GP Ansor.
  • Rustam Hattala dari Pimpinan Wilayah Papua.
  • Komandan Nuril Huda dari Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser Pusat.
  • Komandan Moelyono, Kasatkorwil Banser Papua dari Pimpinan Wilayah Papua di Jayapura.
  • Instruktur lokal dari Ketua PWNU dan kader Ansor-Banser PC Merauke.

Keterlibatan instruktur lintas tingkatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan dan penguatan kapasitas kader.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, kader Ansor Boven Digoel diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, memperkuat disiplin organisasi, serta membawa pengetahuan dan pengalaman baru untuk mendukung pengabdian kepada masyarakat di daerah.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed