Majelis Ta’lim Sabilur Rosyad Ajak Jamaah Introspeksi Diri

Berita15 Dilihat
Advertisements

KABARDIGOEL, TANAH MERAH – Majelis Ta’lim Sabilur Rosyad menggelar kegiatan Yasinan dan Tahlil pada Sabtu malam (24/10/2026) di Titik Nol Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Kegiatan yang dipimpin Ustadz Sugianto tersebut dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Saifullah yang mengajak jamaah melakukan introspeksi diri, meningkatkan iman dan takwa, serta memperbaiki kualitas ibadah di tengah berbagai musibah yang terjadi.

Dalam ceramahnya, Ustadz Saifullah menekankan bahwa musibah hendaknya menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengevaluasi diri dan kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Tahukah kita kenapa musibah selalu muncul di antara kita? Mungkin boleh jadi adanya musibah ini adalah teguran dari Allah untuk kita. Saking sayangnya Allah kepada kita, agar supaya kita kembali kepada Allah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa musibah perlu disikapi dengan kesadaran spiritual dan introspeksi. Menurutnya, umat Islam perlu menjadikan setiap peringatan sebagai dorongan untuk memperbaiki perilaku, memperkuat keimanan, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ustadz Saifullah juga mengingatkan jamaah agar memperhatikan hubungan manusia dengan lingkungan. Ia menyoroti kerusakan hutan dan kondisi laut sebagai hal yang perlu menjadi bahan renungan bersama mengenai dampak perbuatan manusia.

“Tidak mungkin lautan bergejolak, tidak mungkin hutan bergejolak kalau tidak berawal dari tangan-tangan kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ustadz Saifullah mengajak jamaah memulai perbaikan diri dengan menjaga kewajiban shalat lima waktu sebelum meningkatkan amalan-amalan sunnah.

“Jangan merebut yang sunnah-sunnah dulu, tapi yang lima waktunya kita rebut dulu. Kalau sudah enak dengan yang lima waktunya, baru kita tingkatkan dengan yang sunnah-sunnahnya,” katanya.

Selain menjaga shalat, ia mendorong jamaah untuk memperbanyak sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya meningkatkan kualitas keimanan.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan penghasilan dan harta yang diperoleh berasal dari sumber yang halal dan baik atau thayyib. Jamaah diminta menghindari riba, perkara syubhat, serta sumber penghasilan yang tidak halal.

Menurutnya, menjaga kehalalan makanan, minuman, dan nafkah keluarga merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim. Karena itu, ia berpesan agar setiap orang memperhatikan apa yang dikonsumsi dan diberikan kepada istri serta anak-anaknya.

Di akhir ceramah, Ustadz Saifullah berharap keberadaan berbagai majelis, baik majelis silaturahmi, majelis zikir, maupun majelis taklim, dapat membantu umat menambah wawasan dan memperbaiki pemahaman dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

Kegiatan Yasinan dan Tahlil tersebut dihadiri Suwarno selaku Ketua PKMJ serta para jamaah Majelis Ta’lim Sabilur Rosyad.

Melalui kegiatan keagamaan ini, jamaah diharapkan semakin memperkuat keimanan, menjaga kewajiban ibadah, memperhatikan kehalalan rezeki, serta menjadikan introspeksi diri sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed