
Kabar Digoel, Boven Digoel – Masih dalam semangat pendidikan dan kepedulian terhadap masa depan anak-anak, peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Boven Digoel juga menjadi momentum refleksi bagi para pendidik di lingkungan sekolah Katolik Santo Fransiskus Xaverius, Tanah Merah.
Kepala Sekolah SMP Satu Atap Santo Fransiskus Xaverius, Lidia Yamlean, menyampaikan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, lingkungan, dan pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu.
“Anak-anak adalah mata panah bangsa. Untuk membangun Indonesia Emas 2045, kita harus mulai dari dasar: memberikan pendidikan berkualitas sejak dini,” ujar Lidia.
Ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada pengajaran dalam kelas, namun juga membangun karakter dan mengasah bakat anak melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Senada, Kepala Sekolah SD Santo Fransiskus Xaverius, Cornelia Kaket, menekankan pentingnya nilai iman dalam membentuk karakter siswa. Menurutnya, iman yang kuat menjadi dasar penting dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri anak-anak.
“Dengan iman, anak-anak dibekali semangat dan ketekunan dalam menimba ilmu. Ini penting, baik untuk diri mereka, masyarakat, maupun untuk gereja,” katanya.
Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini menjadi ajang penting untuk terus mengampanyekan pemenuhan hak anak atas hidup, tumbuh, berkembang, serta perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045” menjadi panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen terhadap masa depan anak-anak Indonesia.







