Baksos Suku Nayak Perkuat Persatuan Papua Tengah

Daerah183 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Nabire — Kerukunan Suku Nayak/Jayawijaya di Kabupaten Nabire menggelar kegiatan bakti sosial yang sarat nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan komitmen menjaga keamanan Papua Tengah. Acara ini menjadi momentum penting yang memperkuat struktur organisasi adat sekaligus hubungan sosial masyarakat. Jumat 5/12/2025

Ratusan warga hadir memenuhi lokasi kegiatan untuk menerima 100 paket sembako, namun kegiatan ini juga dilengkapi penyerahan inventaris kerukunan, yaitu:

  • 5 kipas angin
  • 50 kursi stainless steel
  • 2 unit laptop
  • 2 unit printer
  • Peralatan ATK
  • 1 unit speaker bluetooth

Bantuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kelembagaan adat dan mendorong solidaritas sosial masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya.

Kegiatan dibuka dengan doa adat yang dipimpin tokoh agama Suku Nayak, menandai pentingnya kearifan lokal dalam setiap agenda sosial. Kepala Suku Nayak/Jayawijaya, Piter Hubi, menegaskan bahwa bakti sosial ini merupakan ajakan untuk bersatu menjaga kedamaian sekaligus mendukung Program Strategis Nasional.

“Hari ini bukan hanya tentang sembako. Ini tentang hati kita, tentang persaudaraan. Pemerintah Pusat membawa berkat, tetapi tugas menjaga kedamaian ada di tangan kita. Suku Nayak/Jayawijaya harus menjadi contoh bahwa Papua Tengah bisa aman dan hidup dalam kerukunan,” tegasnya.

Bakti sosial ini merupakan kegiatan ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan pada 21 dan 31 Oktober 2025. Seluruh bantuan inventaris merupakan usulan kerukunan yang akhirnya terealisasi pada kegiatan hari ini.

Piter Hubi turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat:

“Kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Pusat. Kami merasa dihargai dan diperhatikan. Bantuan ini akan kami manfaatkan untuk memperkuat persatuan dan mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.”

Sekretaris Kerukunan Suku Nayak/Jayawijaya, Yoan Asso, menegaskan komitmen masyarakat adat untuk tetap menjaga kedamaian serta mendukung pembangunan.

“Kami berkomitmen menjaga Papua Tengah tetap aman, damai, dan bersatu. Semoga kerja sama ini membawa masa depan yang lebih baik bagi tanah dan rakyat Papua. Tuhan memberkati kita semua.”

Acara ditutup dengan doa dan pesan bersama bahwa kerukunan adalah tiang kokoh rumah besar Papua Tengah, dan kedamaian adalah warisan yang harus dijaga dari generasi ke generasi.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *