Temu KIM Perkuat Konektivitas Informasi Boven Digoel

Berita83 Dilihat
Advertisements

Kabar Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika resmi menutup rangkaian kegiatan Temu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tahun 2025. Mengusung tema nasional “Sinergi Informasi, Aksi untuk Negeri” dengan subtema “KIM sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Konektivitas Informasi Boven Digoel,” kegiatan ini fokus meningkatkan kapasitas digital dan penguatan akses informasi hingga kampung.

Plt Kepala Dinas Kominfo Boven Digoel, Maria Payunglangi, menjelaskan bahwa tema tersebut selaras dengan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas infrastruktur dasar, termasuk konektivitas informasi di tingkat kampung dan distrik.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian Temu KIM 2025 didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus). Pemanfaatan dana ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat Papua dalam bidang informasi, komunikasi publik, ekonomi kreatif digital, dan literasi teknologi. “Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan manfaat Otsus yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Selama kegiatan, peserta mendapatkan sejumlah pembekalan dan praktik lapangan untuk memperkuat peran KIM sebagai mitra pemerintah daerah. Materi pelatihan meliputi:

1. Pelatihan Jurnalistik Warga

Peserta belajar teknik peliputan, penulisan berita, pengambilan gambar, serta etika informasi publik agar mampu menghasilkan berita yang akurat dan mendidik.

2. Ekonomi Kreatif Berbasis Konten Digital

Materi ini membantu peserta memproduksi konten untuk mempromosikan potensi kampung, UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui platform digital.

3. Optimalisasi Media Sosial dan Website

KIM dibekali strategi komunikasi digital menggunakan pendekatan content pillar agar pesan yang disampaikan konsisten, tertata, dan menarik.

4. Diskusi Panel Antar-KIM

Forum ini dimanfaatkan untuk berbagi praktik baik serta merumuskan strategi memperkuat jejaring komunikasi publik antarkampung dan antardistrik.

Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah daerah memberikan doorprize kepada KIM aktif serta menyerahkan alat komunikasi untuk mendukung operasional kelompok.

Maria Payunglangi menegaskan bahwa KIM memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi pembangunan, mengawal layanan publik, serta menjadi penyambung aspirasi masyarakat. Di wilayah terpencil, KIM juga berfungsi sebagai penggerak literasi digital dan agen penyebaran informasi lokal.

“Di era digital, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan kanal resmi. Dibutuhkan peran aktif KIM untuk menjaga kualitas komunikasi publik,” jelasnya.

Dinas Kominfo berkomitmen terus memperkuat kapasitas KIM melalui pendampingan, penyediaan sarana komunikasi, pengembangan konten kreatif berbasis lokal, serta peningkatan konektivitas informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Plt Kadis Kominfo berharap kegiatan Temu KIM 2025 membawa manfaat nyata bagi peserta dan masyarakat luas. Ia juga berharap Bupati Boven Digoel dapat memberikan sambutan sekaligus menutup secara resmi kegiatan Temu KIM se-Kabupaten Boven Digoel tahun 2025 yang bersumber dari Dana Otsus.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *