
Kabardigoel, Boven Digoel – Pelayanan listrik di Kabupaten Oksibil, Papua Pegunungan, mengalami pemadaman total sejak malam sebelumnya akibat terhentinya pasokan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini dipicu oleh gangguan aktivitas penerbangan yang menghambat distribusi logistik energi ke wilayah tersebut.
Kepala PLN ULP Tanah Merah, Martinus Peday, mengatakan stok BBM di Oksibil telah habis sehingga pembangkit listrik tidak dapat beroperasi.
“Pelayanan kelistrikan di Kabupaten Oksibil sudah padam sejak tadi malam karena stok BBM di Oksibil sudah habis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini distribusi BBM ke Oksibil sangat bergantung pada jalur udara dari Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Gangguan operasional penerbangan berdampak langsung pada terputusnya rantai pasok energi.
“PLN sangat bergantung pada pengiriman BBM melalui jalur udara dari Tanah Merah. Apa yang terjadi di bandara saat ini sangat berdampak terhadap pelayanan kelistrikan di Oksibil,” jelasnya.
PLN berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi kendala tersebut, agar distribusi BBM kembali normal dan listrik dapat segera menyala.
“Kami berharap ada solusi terbaik agar persoalan ini tidak berdampak lebih luas, khususnya terhadap pelayanan listrik di Papua, terutama di Kabupaten Oksibil,” tambah Martinus.
Hingga saat ini, PLN terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan pasokan BBM dapat segera terpenuhi dan pelayanan listrik di Oksibil kembali pulih.







