Pemkab Boven Digoel Dorong Pembangunan Berbasis Data Lewat Program Kampung Cinta Statistik di Mindiptana

Berita276 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan berbasis data melalui pencanangan Program Kampung Cinta Statistik (Desa Cantik) di Distrik Mindiptana. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Bupati, Jefri Nirahua, saat menghadiri kegiatan tersebut mewakili Bupati.

Dalam sambutannya, Jefri Nirahua menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan representasi resmi pemerintah daerah, sekaligus bentuk dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kehadiran kami di sini merupakan perwakilan dari Bupati. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Kampung Cinta Statistik,” ujarnya.

Program Desa Cantik dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembangunan di tingkat kampung melalui pemanfaatan data yang akurat dan terstruktur. Jefri menekankan bahwa data merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.

“Statistik pada dasarnya adalah bagaimana kita mengumpulkan dan mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat. Dari data itulah kita bisa merencanakan pembangunan secara tepat,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa praktik pengelolaan data sebenarnya telah dilakukan masyarakat sejak dahulu, meskipun belum menggunakan pendekatan ilmiah seperti saat ini. Pengetahuan lokal seperti pola musim tanam dan pengelolaan hasil kebun menjadi bukti bahwa konsep statistik sudah melekat dalam kehidupan masyarakat.

Namun demikian, ia menegaskan perlunya penguatan melalui sistem yang lebih modern dan terstruktur agar data yang dihasilkan dapat digunakan secara optimal dalam perencanaan pembangunan.

Lebih lanjut, Jefri mengingatkan bahwa pembangunan di Kabupaten Boven Digoel harus berbasis data yang valid, mengingat jumlah kampung yang mencapai lebih dari 100 wilayah. Tanpa data yang kuat, penentuan prioritas pembangunan berpotensi tidak tepat sasaran.

“Kalau data kita baik, maka perencanaan juga akan baik. Gunakan data sebagai dasar dalam musyawarah perencanaan pembangunan,” tegasnya.

Ia juga mengajak aparat kampung dan masyarakat untuk memanfaatkan pendampingan dari petugas BPS yang akan melakukan pembinaan di kampung-kampung yang telah dicanangkan sebagai Desa Cantik.

“Manfaatkan tenaga pendamping dari BPS. Pelajari bagaimana mengolah data kampung dan mengevaluasi pembangunan yang sudah berjalan,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Jefri Nirahua mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini. Ia berharap Kampung Cinta Statistik menjadi titik awal perubahan menuju pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan di Kabupaten Boven Digoel.

“Kita harus terus belajar dan berbenah. Dengan data yang baik, kita bisa membangun kampung dan daerah ini menjadi lebih maju,” tutupnya.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *