Pemeriksaan Hewan Kurban Idul Adha di Boven Digoel Aman

Berita399 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Peternakan dan Perikanan (DTPHPP) Kabupaten Boven Digoel melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di seluruh tempat pemotongan hewan selama pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Dokter Hewan DTPHPP Kabupaten Boven Digoel, drh. Hendrikus Hermawan didampingi Kepala Seksi Veteriner Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Emanuel Aweronop bersama tim, saat ditemui di TPA/Majelis Ta’lim Sabilur Rosyad menjelaskan bahwa pemeriksaan difokuskan pada organ-organ vital hewan kurban.

“Pemeriksaan ini bertujuan menjamin kesehatan daging kurban yang akan diedarkan kepada masyarakat, sehingga masyarakat mendapatkan daging yang aman dan sehat untuk dikonsumsi,” ujar Hendrikus.

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara fisik terhadap organ dalam hewan seperti hati, jantung, limpa, dan ginjal untuk memastikan tidak terdapat kelainan anatomi maupun indikasi penyakit.

“Kalau ditemukan ada kelainan, maka akan ditentukan bagian mana yang harus dieliminasi dan mana yang masih layak disebarkan,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi penyembelihan TPA/Majelis Ta’lim Sabilur Rosyad, tim memastikan tidak ditemukan gejala gangguan kesehatan pada hewan kurban. Dengan demikian, daging kurban dinyatakan layak dikonsumsi masyarakat.

Selain melakukan pemeriksaan hewan kurban, Hendrikus juga menyinggung soal belum tersedianya Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Boven Digoel.

Menurutnya, pembangunan RPH belum dapat direalisasikan karena populasi sapi di daerah tersebut masih terbatas dan belum memenuhi syarat pembangunan fasilitas tersebut.

“Untuk membangun RPH, jumlah populasi sapi harus mencukupi. Sementara sapi untuk kebutuhan kurban saja masih didatangkan dari luar daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan konsumsi daging sapi harian di Kota Tanah Merah juga masih relatif rendah, yakni belum mencapai 10 ekor sapi per bulan. Saat ini hanya terdapat dua tempat pemotongan hewan sapi untuk kebutuhan konsumsi harian masyarakat.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dalam menjaga keamanan pangan serta melindungi kesehatan masyarakat selama momentum Idul Adha 1447 Hijriah.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *