Diskominfo Boven Digoel Latih OMK Cerdas Bermedia Digital 2026

Berita26 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boven Digoel menggelar Pelatihan Literasi Media dan Informasi Digital serta Jurnalistik Digital bagi Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Hati Kudus Tanah Merah Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan membangun generasi muda yang cerdas bermedia, kritis terhadap informasi, serta kreatif dalam menghasilkan karya jurnalistik yang positif dan edukatif.

Pelatihan yang berlangsung di Aula Cenderawasih Paroki Hati Kudus Tanah Merah itu dihadiri Kepala Diskominfo Kabupaten Boven Digoel Maria Payung Langi, Pastor Paroki Hati Kudus Tanah Merah, para narasumber dari Diskominfo, serta puluhan peserta dari organisasi Orang Muda Katolik.

Mewakili Pastor Paroki Hati Kudus Tanah Merah, Pastor Ekmon Pasak, MSC menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Diskominfo yang terus memberikan perhatian kepada generasi muda, khususnya Orang Muda Katolik.

Menurutnya, kaum muda memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, gereja, dan Papua, sehingga perlu dibekali kemampuan literasi media yang baik di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Orang Muda Katolik harus menjadi pribadi yang cerdas dalam menggunakan media, kritis terhadap informasi yang diterima, serta mampu membedakan antara informasi yang benar dan hoaks. Di era digital saat ini, kemampuan berpikir kritis sangat penting karena perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), membuat informasi semakin sulit dibedakan antara yang asli dan yang tidak benar,” ujarnya.

Ia juga mengajak para peserta untuk aktif terlibat dalam dunia jurnalistik dan menjadi agen penyebar informasi yang positif, akurat, dan membangun bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Boven Digoel Maria Payung Langi mengatakan bahwa media sosial dan platform digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurut Maria, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami, menyaring, dan memverifikasi informasi sebelum membagikannya kepada publik.

“Literasi media sangat penting karena informasi yang beredar di media sosial belum tentu sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Karena itu, masyarakat harus memiliki kemampuan untuk menyaring, memahami, serta memverifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain,” katanya.

Maria menjelaskan bahwa kegiatan tersebut didukung melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang diperuntukkan bagi masyarakat asli Papua, termasuk Orang Muda Katolik yang mengikuti pelatihan.

Ia menambahkan bahwa berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait sejumlah peristiwa di daerah sering kali tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Oleh karena itu, kemampuan literasi digital menjadi bekal penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

Pada kesempatan tersebut, Maria Payung Langi secara resmi membuka Pelatihan Literasi Media dan Informasi Digital serta Pelatihan Jurnalistik bagi Orang Muda Katolik Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap lahir generasi muda yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak, kritis terhadap informasi, serta menghasilkan karya jurnalistik yang edukatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *