Diskominfo Boven Digoel Tutup Pelatihan Literasi Digital OMK

Berita206 Dilihat
Advertisements

KABARDIGOEL, Boven Digoel – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boven Digoel, Maria Payunglangi, resmi menutup kegiatan Pelatihan Literasi Media dan Informasi Digital bagi Orang Muda Katolik (OMK) Tahun 2026 yang berlangsung di Paroki Hati Kudus Yesus Tanah Merah. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media digital.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti puluhan Orang Muda Katolik dari berbagai lingkungan paroki. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan media digital secara bijak, positif, dan bertanggung jawab di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Maria Payunglangi menyampaikan apresiasi kepada Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Tanah Merah, para suster, narasumber, serta seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan antusiasme.

Menurut Maria, pelatihan literasi digital menjadi langkah penting dalam membekali generasi muda menghadapi tantangan era digital, termasuk maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, ujaran kebencian, hingga penyalahgunaan media sosial.

“Melalui kegiatan ini saya berharap dapat mengubah pola pikir generasi muda dalam menggunakan media sosial secara tepat. Jangan sampai media sosial digunakan untuk saling menyakiti atau menjatuhkan satu sama lain, tetapi dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif dan membangun,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa media digital harus menjadi sarana untuk mendukung pelayanan, pewartaan, pengembangan diri, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Generasi muda, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.

Maria juga menyoroti pentingnya pendampingan terhadap kaum muda yang rentan terpapar berbagai pengaruh negatif di dunia maya. Oleh karena itu, edukasi literasi digital perlu terus dilakukan agar mereka mampu menyaring informasi serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, Maria mengungkapkan adanya aspirasi dari peserta agar pelatihan serupa dapat dilaksanakan di wilayah lain di Kabupaten Boven Digoel, termasuk Distrik Mindiptana. Menanggapi hal tersebut, pihaknya akan berupaya menyesuaikan pelaksanaan program dengan ketersediaan anggaran daerah.

“Mudah-mudahan melalui dukungan dan doa dari semua pihak, kegiatan-kegiatan positif bagi anak-anak muda, khususnya Orang Muda Katolik, dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” katanya.

Ia berharap seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelayanan gereja maupun dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Maria Payunglangi secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Literasi Media dan Informasi Digital bagi Orang Muda Katolik Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bersama Gereja Katolik berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi, komunikasi, dan penyebaran nilai-nilai positif demi kemajuan masyarakat.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *