
Kabardigoel, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel, Rony Omba, meminta jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui digitalisasi, inovasi, integritas, dan penguatan koordinasi.
Hal tersebut disampaikan Rony Omba dalam acara pengambilan sumpah/janji dan pelantikan pejabat administrator serta pejabat pengawas pada Disdukcapil Kabupaten Boven Digoel, Senin, 21 September 2026.
Bupati menegaskan, Disdukcapil merupakan salah satu garda terdepan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Setiap warga negara, menurutnya, berhak memperoleh dokumen kependudukan secara cepat, mudah, akurat, transparan, dan tanpa diskriminasi.
Ia menjelaskan, dokumen kependudukan memiliki peran penting karena menjadi dasar masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah, seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, perbankan, hingga berbagai program pembangunan.
Karena itu, Rony meminta pejabat administrator dan pejabat pengawas yang baru dilantik mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong lahirnya inovasi di lingkungan Disdukcapil.
Menurutnya, tuntutan terhadap pelayanan publik terus berkembang. Masyarakat membutuhkan layanan yang lebih cepat, sederhana, dan mudah dijangkau, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Pelayanan publik saat ini menuntut kecepatan dan berbasis digital. Jangan kita terus berdebat atau bertahan pada pola dan cara kerja lama yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Rony.
Bupati meminta Disdukcapil terus melakukan pembenahan sistem pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Namun, digitalisasi tersebut tetap harus mempertimbangkan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami atau memiliki akses terhadap layanan berbasis digital.
Selain inovasi, Rony menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme seluruh aparatur. Ia mengingatkan agar proses pelayanan administrasi kependudukan dilaksanakan secara bersih dan bebas dari praktik pungutan liar.
“Berikan pelayanan yang ramah, transparan dan mudah kepada masyarakat. Jangan sampai ada pungutan liar dalam pengurusan dokumen kependudukan,” tegasnya.
Rony juga meminta pejabat yang baru dilantik menjadi teladan bagi seluruh aparatur di lingkungan Disdukcapil. Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh sistem yang digunakan, tetapi juga sikap dan komitmen aparatur ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut, koordinasi dan kerja sama internal maupun dengan organisasi perangkat daerah serta instansi terkait perlu terus diperkuat. Sinergi diperlukan untuk memastikan data kependudukan semakin akurat dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara terpadu.
Target Kepemilikan Identitas Kependudukan
Bupati berharap pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa perubahan positif dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Boven Digoel.
Ia juga mendorong seluruh jajaran Disdukcapil bekerja maksimal dalam mendukung pencapaian target nasional terkait kepemilikan identitas kependudukan.
Dengan demikian, seluruh masyarakat Boven Digoel diharapkan memiliki dokumen kependudukan yang sah dan sesuai dengan data sebenarnya.
“Perkuat koordinasi, perkuat kerja sama dengan seluruh staf dan instansi terkait. Kita harus bersama-sama memastikan pelayanan administrasi kependudukan semakin baik dan target kepemilikan identitas kependudukan ke depan dapat tercapai,” ucap Rony.













