
Kabar Digoel, Tanah Merah — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Selatan, Ade Irma Suryani Safanpo, menegaskan perlunya sinergi antara PKK, Posyandu, dan Dekranasda untuk memperkuat pembangunan keluarga di Kabupaten Boven Digoel. Penegasan itu disampaikan dalam pelantikan Ketua TP PKK, Ketua Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Boven Digoel, Jumat (21/11/2025).
Pada kesempatan tersebut, Ade Irma menekankan bahwa PKK merupakan gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah dan memiliki peran penting dalam memberdayakan keluarga, perempuan, dan anak. Ia menyebut PKK sebagai jembatan strategis antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan mandiri.
“PKK adalah wadah yang menjembatani kepentingan keluarga dan pemerintah. Keberhasilan PKK bukan diukur dari banyaknya program, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Ade Irma.
Dorong Sinergi PKK–Posyandu dalam Cegah Stunting
Ade Irma turut menyoroti pentingnya kerja sama antara PKK dan Posyandu sebagai garda terdepan layanan sosial dasar. Sinergi itu dinilai krusial dalam upaya pencegahan stunting, peningkatan derajat kesehatan keluarga, serta penguatan edukasi bagi ibu dan anak.
Ia mengingatkan bahwa keluarga adalah indikator kesejahteraan masyarakat sehingga pengurus PKK yang baru dilantik harus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar seremonial.
Dekranasda Didorong Kembangkan Kerajinan Lokal
Dalam sambutannya, Ade Irma juga menekankan peran penting Dekranasda dalam memajukan industri kerajinan daerah. Ia menyebut Boven Digoel memiliki warisan budaya yang kaya dan potensial untuk dikembangkan agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
“Boven Digoel memiliki kekayaan budaya luar biasa yang harus kita jaga dan kembangkan. Dekranasda punya tanggung jawab besar untuk mendorong kerajinan lokal lebih berdaya saing,” tegasnya.
Harapan untuk Pengurus Baru PKK Boven Digoel
Ade Irma berharap pengurus TP PKK Boven Digoel yang baru dilantik dapat melanjutkan program prioritas organisasi dengan konsisten serta mendorong peran aktif kader dalam mendukung program pemerintah, khususnya pemberdayaan masyarakat dan penguatan keluarga.
“Ini adalah upaya bersama untuk memajukan keluarga dan masyarakat Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Boven Digoel tercinta,” tutupnya.







