Pelantikan Kepala Suku Wilayah Adat Meepago Teguhkan Sinergi Adat dan Pemerintah Menuju Papua Tengah Damai

Berita486 Dilihat
Advertisements

Kabar Digoel, Nabire — Suasana khidmat dan penuh makna adat mewarnai pelantikan Kepala Suku, Wakil Kepala Suku, dan Penghubung Kepala Suku dari delapan kabupaten di wilayah adat Meepago, yang digelar di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nabire, Rabu (22/10/2025).

Prosesi adat tersebut dihadiri para tokoh adat, pejabat pemerintah daerah, serta perwakilan TNI-Polri. Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, S.H., dan disaksikan oleh Sekretaris Umum Wilayah Adat Meepago, Musa Kobogau.

Penguatan Struktur Adat Papua Tengah

Dalam arahannya, Melkias Keiya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis memperkuat kemitraan antara lembaga adat, pemerintah, dan aparat keamanan.

“Tujuan utama dari pelantikan ini adalah memperkuat kemitraan antara kepala suku dengan pemerintah, TNI, dan Polri agar komunikasi berjalan baik dalam menciptakan rasa aman dan damai di setiap kabupaten,” ujar Melkias.

Melkias menjelaskan, wilayah adat Meepago terdiri atas tiga rumpun besar, yakni Meepago, Domberai, dan Teluk Saireri. Selain melantik delapan kepala suku dari Meepago, juga dilantik dua kepala suku tambahan dari rumpun Domberai dan Teluk Saireri.

Kepala Suku Sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Melkias menekankan bahwa jabatan kepala suku adalah amanah, bukan kedudukan seumur hidup. Ia mengingatkan para kepala suku yang baru dilantik untuk kembali ke wilayah masing-masing dan aktif membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Kalau ada masalah, jangan dibiarkan, tapi selesaikan secara adat dan kekeluargaan,” pesannya.

Ia menambahkan, peran kepala suku sangat penting dalam mendukung program pembangunan dari pemerintah pusat hingga daerah.

“Kita harus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat adat agar setiap program seperti Respect, Prospect, BPM, dan Koperasi Merah Putih bisa berjalan baik dan tepat sasaran,” jelasnya.

Menjaga Kedamaian, Mengawal Pembangunan

Pelantikan kali ini mengusung tema:

“Menjaga Sinergitas bersama Masyarakat untuk Menciptakan Keadilan dan Kedamaian serta Mengawal Program Pembangunan dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten Menuju Papua Tengah Bangkit.”

Melkias Keiya juga mengingatkan pentingnya peran tokoh adat dalam menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kalau tokoh-tokoh adat tidak bersatu, akan timbul kekacauan yang menghambat pembangunan. Tapi kalau kita bersatu, kedamaian akan membawa berkat,” ujarnya penuh makna.

Deklarasi Komitmen Kepala Suku Papua Tengah

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi adat di bekas Terminal Jayanti, Kelurahan Bumi Wonorejo, Nabire. Di sana, Kepala Suku Besar Meepago mengajak seluruh kepala suku untuk aktif menciptakan situasi aman dan damai di wilayah masing-masing serta di Ibu Kota Provinsi Papua Tengah.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Komitmen Kepala Suku Wilayah Provinsi Papua Tengah, yang dipimpin langsung oleh Melkias Keiya dan diikuti seluruh kepala suku, wakil, dan penghubung.

Isi deklarasi memuat tiga poin utama:

1️⃣ Memperkuat peran sebagai pilar adat dan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan.

2️⃣ Mewujudkan stabilitas keamanan dan kedamaian berkelanjutan di Papua Tengah.

3️⃣ Mengawal dan menyukseskan program pemerintah pusat dan daerah bersama masyarakat adat.

Sebagai penutup, Melkias kembali menegaskan pentingnya menjaga perdamaian antar suku.

“Di atas kedamaian, Tuhan bekerja dengan baik. Mari kita hidup rukun tanpa menimbulkan persoalan antar suku,” tutupnya.

Momentum Kebangkitan Adat di Papua Tengah

Pelantikan kepala suku dari Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Mimika, Puncak, Puncak Jaya, dan Nabire ini menjadi momentum kebangkitan struktur adat di Papua Tengah. Dari Nabire, semangat persatuan itu kini digelorakan ke seluruh wilayah Meepago sebagai kekuatan sosial untuk menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan mengawal masa depan Papua Tengah yang damai dan sejahtera.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *