
Kabardigoel, Tanah Merah — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Boven Digoel menegaskan pentingnya peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Penegasan tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Kominfo, Maria Payunglangi, saat membuka kegiatan penguatan kapasitas KIM di Distrik Mandobo, Selasa (2/12/2025).
Maria menjelaskan, KIM merupakan kanal informasi vital yang berfungsi menyebarkan informasi secara cepat, tepat, dan terpercaya, sejalan dengan Permenkominfo Nomor 08 Tahun 2010 dan Permenkominfo Nomor 17 Tahun 2009 mengenai diseminasi informasi nasional.
“KIM hadir sebagai wadah dari, oleh, dan untuk masyarakat dalam menjembatani kebutuhan informasi publik,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan KIM sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel, khususnya terkait peningkatan aksesibilitas, kualitas infrastruktur dasar, konektivitas informasi, dan literasi digital masyarakat.
Terkait Dana Otonomi Khusus (Otsus), Maria menegaskan peran Kominfo dalam memastikan transparansi, digitalisasi tata kelola, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan penggunaan dana tersebut. Kominfo juga memprioritaskan perluasan jaringan internet melalui pemasangan perangkat Starlink di kampung-kampung blank spot.
Maria merinci lima fokus peran Kominfo dalam mendukung pemanfaatan dana Otsus, yaitu:
- Transparansi informasi,
- Digitalisasi tata kelola,
- Pengawasan dan akuntabilitas,
- Pemberdayaan masyarakat berbasis informasi,
- Kolaborasi lintas lembaga.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah distrik, kampung, panitia kegiatan, serta Dinas Perhubungan yang mendukung pelaksanaan pelatihan. Peserta dibekali berbagai keterampilan seperti jurnalistik warga, literasi digital, videografi, hingga pembuatan konten kreatif.
“Informasi harus menjadi pemicu partisipasi masyarakat dan membangun narasi positif pembangunan daerah,” pesan Maria.
Kegiatan tersebut juga menghasilkan rekomendasi dan rencana tindak lanjut (RTL) untuk memperkuat peran KIM dalam pembangunan daerah tahun 2025–2029.
Dalam kegiatan Temu KIM 2025, Bupati Boven Digoel Rony Omba menegaskan bahwa KIM memiliki peran strategis dalam mendukung keterbukaan informasi publik di era transformasi digital.
Bupati menilai perkembangan teknologi menuntut pemerintah bergerak lebih cepat, tepat, dan transparan dalam menyampaikan informasi. Karena itu, KIM disebut sebagai simpul informasi pembangunan, penampung aspirasi masyarakat, sekaligus penguat literasi digital hingga ke tingkat kampung.
“KIM bukan hanya penyebar informasi, tetapi juga motor penggerak perubahan dan penghubung antara pemerintah dan masyarakat,” ungkap Bupati Rony.
Temu KIM 2025 menjadi ajang peningkatan kapasitas berupa pelatihan jurnalistik kampung, videografi, pembuatan konten kreatif, dan literasi digital. Forum ini juga memperkuat jejaring antar-KIM di seluruh distrik untuk menyatukan pemahaman tentang tugas dan fungsi KIM.
Memasuki tahun 2025, Bupati menilai peran KIM semakin krusial dalam menyebarluaskan capaian pembangunan daerah dan menangkal hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial.
Ia mendorong KIM menghasilkan konten positif, kreatif, dan bermanfaat, serta memanfaatkan pelatihan secara maksimal agar KIM di Boven Digoel semakin profesional dan mandiri.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfo, narasumber, panitia, serta seluruh anggota KIM yang selama ini bekerja sukarela dalam mendukung komunikasi pembangunan di wilayah masing-masing.
“Temu KIM 2025 diharapkan melahirkan rekomendasi strategis untuk memperkuat kelembagaan KIM ke depan, sehingga menjadi bagian penting tata kelola informasi publik di Boven Digoel,” tutupnya.







