
Kabar Digoel, Boven Digoel — Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno, menegaskan bahwa kebudayaan memiliki peran strategis sebagai pilar utama penopang pembangunan dan penguatan pemerintahan Provinsi Papua Selatan yang baru berdiri sekitar tiga tahun terakhir.
Penegasan tersebut disampaikan Agustinus saat memberikan arahan singkat pada acara penutupan Festival Digoel di Kabupaten Boven Digoel, Selasa (9/12/2025). Menurutnya, sebagai daerah otonom baru, Papua Selatan membutuhkan pijakan yang kuat untuk membangun jati diri dan arah pembangunan yang berkelanjutan, dan kebudayaan menjadi fondasi penting dalam proses tersebut.
“Kebudayaan merupakan pilar bangsa yang sangat kuat untuk menunjukkan jati diri masyarakat. Walaupun Provinsi Papua Selatan baru definitif tiga tahun ini, namun kebudayaan sangat penting untuk membangun pemerintahan provinsi yang baru,” ujar Agustinus Joko Guritno.
Ia menjelaskan, kebudayaan bukan sekadar warisan turun-temurun, melainkan identitas yang mampu menyatukan masyarakat dalam semangat membangun daerah. Dengan menjadikan nilai-nilai budaya sebagai dasar pembangunan, pemerintah dapat mendorong partisipasi publik, memperkuat solidaritas sosial, serta memastikan kebijakan pembangunan sejalan dengan karakter dan kebutuhan masyarakat Papua Selatan.
“Bagaimana menunjukkan semangat membangun jika tidak dimulai dari kebudayaan itu sendiri,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Agustinus menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk menjadikan kebudayaan sebagai salah satu fondasi utama dalam perumusan kebijakan daerah. Penguatan budaya dinilai penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan sektor pendidikan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Menurutnya, melalui penguatan kebudayaan, Papua Selatan tidak hanya menjaga dan melestarikan identitas daerah, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga dan menghidupkan kebudayaan lokal, sehingga menjadi energi positif bagi kemajuan Provinsi Papua Selatan yang terus bertumbuh dan berkembang.












