Bupati Lepas Pengiriman Sampah dan Penghargaan Adiwiyata

Berita198 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Bupati Kabupaten Boven Digoel, Roni Omba, secara resmi melepas pengiriman perdana limbah botol plastik hasil pemilahan masyarakat melalui Bank Sampah Mawan Jaya, sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi dan Nasional, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan tersebut ditandai dengan bunyi sirine oleh Bupati sebagai simbol dimulainya pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa pelepasan pengiriman limbah botol plastik merupakan bukti nyata peran serta masyarakat Boven Digoel dalam mendukung pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Menurutnya, pemilahan sampah dari sumbernya, khususnya sampah plastik, menjadi langkah penting untuk mengurangi pencemaran lingkungan, menjaga kebersihan, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta melestarikan alam.

“Ini adalah wujud komitmen bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan Boven Digoel sebagai daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi masa depan anak cucu,” ujar Roni Omba.

Pada kesempatan yang sama, Debora Itta, M.Kes, Kepala Bidang Lingkungan Hidup pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Boven Digoel, dalam laporannya menyampaikan bahwa sampah masih menjadi salah satu persoalan lingkungan utama di daerah tersebut. Dengan jumlah penduduk sekitar 71.000 jiwa, estimasi sampah yang dihasilkan mencapai 26,8 ton per hari. Namun, penanganan sampah saat ini baru terfokus di Distrik Mandobo dengan perkiraan 12,70 ton per hari, berdasarkan asumsi produksi sampah 0,4 kilogram per jiwa.

Debora menjelaskan, keberadaan Bank Sampah Mawan Jaya diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif masyarakat sehingga dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Bank Sampah ini merupakan sistem pengelolaan sampah nonorganik yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Dana Otonomi Khusus, dengan fokus pada daur ulang sampah plastik.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel juga mendorong pengurangan sampah melalui Program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Program ini dilaksanakan secara kolektif, sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan oleh sekolah-sekolah, dengan pemberian penghargaan Adiwiyata bagi sekolah yang berhasil menerapkannya.

Adapun hasil penilaian Adiwiyata meliputi:

  • Tingkat Kabupaten: 6 sekolah (SD Negeri 2, SD Inpres, SD Anugerah, SMP Alam Anugerah Terindah, SMP Negeri 2, dan SMA Santo Yosep).
  • Tingkat Provinsi: 3 sekolah (SD Inpres, SMP Negeri 2, dan SMA Santo Yosep).
  • Tingkat Nasional: SD Inpres Tanah Merah, satu-satunya sekolah yang mewakili Provinsi Papua Selatan.

Apresiasi khusus diberikan kepada SD Inpres Tanah Merah, yang diundang langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Kepala Sekolah Magdalena Lusa Kambian, S.Ag., Gr, menerima Piagam Adiwiyata Tingkat Nasional bersama 712 sekolah se-Indonesia, yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup didampingi Menteri Pendidikan.

Ke depan, SD Inpres Tanah Merah diharapkan mampu mempertahankan prestasi tersebut dan meningkat ke level Adiwiyata Mandiri, sekaligus membina sekolah-sekolah di sekitarnya dalam mewujudkan budaya peduli lingkungan hidup.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *