SD Inpres Tanah Merah Harumkan Nama Boven Digoel Lewat Program Adiwiyata Nasional

Berita240 Dilihat
Advertisements


Kabardigoel, Boven Digoel — SD Inpres Tanah Merah mengharumkan nama Kabupaten Boven Digoel dan Provinsi Papua Selatan setelah sukses meraih Program Adiwiyata tingkat Nasional. Prestasi ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus mengangkat citra pendidikan daerah di kancah nasional.

Kepala SD Inpres Tanah Merah, Magdalena Kambian, menjelaskan keberhasilan tersebut berawal dari keikutsertaan sekolah dalam sosialisasi lomba Sekolah Adiwiyata. Momentum itu mendorong seluruh warga sekolah untuk berbenah dan memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, dan ramah lingkungan.

Seluruh elemen sekolah—mulai dari guru, peserta didik, hingga orang tua—bersatu melakukan perubahan. Meski tantangan mengubah kebiasaan lama tidak mudah, kerja sama dan konsistensi membuahkan hasil nyata.

“Lingkungan sekolah kini lebih hijau, bersih, dan asri. Kami menanam dan merawat tanaman, menjaga kebersihan, serta melengkapi dokumen pendukung sebagai bagian dari persiapan Adiwiyata,” ujar Magdalena, Sabtu (20/12/2025).

Upaya berkelanjutan tersebut mengantarkan SD Inpres Tanah Merah lolos penilaian tingkat kabupaten, berlanjut ke provinsi, hingga akhirnya menorehkan prestasi di tingkat nasional. Capaian ini sekaligus menegaskan peran sekolah sebagai agen perubahan dalam pendidikan lingkungan.

Lebih dari sekadar penghargaan, Program Adiwiyata diharapkan menanamkan nilai kepedulian lingkungan dalam keseharian. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya diterapkan secara konsisten, dimulai dari keteladanan guru dan diikuti peserta didik.

Selain itu, sekolah juga menerapkan penghematan energi dan air, perbaikan drainase, serta pembenahan saluran pembuangan guna mencegah genangan dan menjaga kesehatan lingkungan sekolah.

Ke depan, SD Inpres Tanah Merah berharap prestasi ini memberi dampak positif bagi masyarakat Boven Digoel untuk semakin sadar mencintai lingkungan, termasuk mengelola dan mendaur ulang sampah secara bijak.

“Pada dasarnya, sampah masih memiliki nilai manfaat jika dikelola dengan benar,” pungkas Magdalena.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *