BPS Boven Digoel Canangkan 3 Kampung Cinta Statistik di Mindiptana, Dorong Pembangunan Berbasis Data

Berita102 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boven Digoel resmi mencanangkan program Kampung Cinta Statistik (Desa Cantik) di tiga kampung di Distrik Mindiptana. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan berbasis data dari tingkat kampung.

Kepala BPS Boven Digoel, Novita Damayanti, menegaskan bahwa pencanangan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data serta literasi statistik masyarakat, sehingga kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran.

“Program ini hadir untuk membantu kampung memahami dan memanfaatkan data. Dari data, kita bisa melihat kondisi riil masyarakat dan merancang pembangunan yang lebih efektif,” ujar Novita dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Novita mengungkapkan bahwa Boven Digoel menjadi satu-satunya kabupaten di wilayah Papua yang langsung mencanangkan tiga kampung sekaligus dalam program Desa Cantik tahun ini.

Adapun tiga kampung yang ditetapkan adalah:

  • Kampung Mindiptana
  • Kampung Eksembit
  • Kampung Kakuna

“Biasanya hanya satu kampung per tahun. Namun tahun ini kita langsung tiga kampung. Ini pencapaian luar biasa,” jelasnya.

Program Kampung Cinta Statistik merupakan program nasional yang dikelola oleh BPS dan dilaksanakan setiap tahun. Fokus utamanya adalah:

  • Meningkatkan literasi statistik masyarakat
  • Meningkatkan kualitas data kampung
  • Mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan

Novita menekankan bahwa data yang akurat menjadi kunci dalam menentukan kebijakan yang tepat di tingkat kampung, distrik, hingga kabupaten.

“BPS bukan yang paling tahu, tetapi kami hadir untuk mendampingi masyarakat agar mampu mengelola data menjadi informasi yang bermanfaat,” katanya.

BPS Boven Digoel juga akan melakukan pembinaan langsung kepada aparat kampung dan masyarakat sebagai bagian dari implementasi program Desa Cantik.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Peran aktif masyarakat sangat penting. Mari kita bangun data dari kampung,” ajaknya.

Selain pencanangan Desa Cantik, BPS juga akan melaksanakan:

  • Pendataan Potensi Desa (PODES)
  • Sensus Ekonomi (mulai pertengahan Juni hingga akhir Agustus 2026)

BPS mengimbau masyarakat untuk menerima petugas pendataan demi kelengkapan dan keakuratan data.

“Data yang kami kumpulkan akan kembali untuk kepentingan masyarakat itu sendiri,” ungkap Novita.

Melalui program ini, BPS berharap ketiga kampung tersebut dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan data yang baik dan berkelanjutan di Kabupaten Boven Digoel.

“Yang tidak tahu menjadi tahu, yang belum ada menjadi ada. Mari kita mulai dari kampung,” tutupnya.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *