3 Kampung di Mindiptana Resmi Jadi Desa Cantik, Dorong Pembangunan Berbasis Data

Berita250 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Pemerintah Distrik Mindiptana secara resmi mencanangkan program Kampung Cinta Statistik (Desa Cantik) di tiga kampung, yakni Kampung Mindiptana, Epsembit, kakuna, pada Rabu (06/05/2026). Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan berbasis data di tingkat kampung.

Kepala Distrik Mindiptana, Marthen Rumpang, menyebut pencanangan tersebut sebagai momen bersejarah bagi masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa program Desa Cantik menjadi fondasi awal dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan melalui data yang akurat.

“Ini menjadi sejarah bagi kami. Dari nama ‘cantik’ saja sudah luar biasa, karena mencerminkan kecintaan terhadap statistik. Kami sangat berterima kasih kepada pihak statistik yang telah memilih tiga kampung di Mindiptana,” ujarnya.

Dari total 13 kampung yang ada di Distrik Mindiptana, tiga kampung yang telah dicanangkan diharapkan menjadi percontohan bagi kampung lainnya. Pemerintah distrik menilai langkah ini penting untuk mempercepat peningkatan kualitas data sekaligus mendukung pembangunan yang tepat sasaran.

Marthen juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut. Kehadiran Badan Pusat Statistik (BPS) serta instansi terkait lainnya menunjukkan adanya komitmen bersama dalam memajukan wilayah Mindiptana.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi dan sinergi. Hari ini terbukti ada BPS dan BPMG yang hadir, artinya ada kepedulian untuk Mindiptana,” tambahnya.

Melalui program Desa Cantik, pemerintah berharap terjadi perubahan signifikan, terutama dalam penyediaan data yang lengkap, akurat, dan berkelanjutan. Data tersebut nantinya menjadi dasar utama dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan.

Selain itu, masyarakat—khususnya generasi muda—didorong untuk terlibat aktif dalam proses pengumpulan dan pemanfaatan data. Partisipasi warga dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini di tingkat kampung.

“Kami berharap anak-anak kampung ikut membantu dan terlibat. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, harus bersama-sama,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Distrik Mindiptana menargetkan program Desa Cantik dapat diperluas ke seluruh kampung, termasuk kampung persiapan yang sedang dalam proses pemekaran. Dengan demikian, manfaat pembangunan berbasis data dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah.

Menutup sambutannya, Marthen Rumpang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut demi kemajuan Distrik Mindiptana.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *