Bupati Rony Omba Dorong Pertanian Padi Terpadu di Distrik Subur

Berita161 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel, Rony Omba mendorong pengembangan lahan pertanian padi secara terpadu di Distrik Subur guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Dorongan tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan lapangan dan berdialog langsung dengan para petani, Jumat (5/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Rony Omba melihat secara langsung aktivitas penanaman padi yang dilakukan masyarakat setempat. Ia mengapresiasi semangat warga yang mulai memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif untuk mendukung sektor pertanian.

Menurutnya, minat masyarakat dalam mengembangkan pertanian padi cukup tinggi. Namun, sebagian besar lahan yang saat ini digarap masih tersebar dalam bentuk spot-spot kecil sehingga belum mampu membentuk kawasan pertanian yang terintegrasi dan memiliki skala ekonomi yang lebih besar.

“Antusias masyarakat untuk mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif sangat baik. Tetapi kebanyakan lahan yang ada masih berbentuk spot-spot terpisah, belum menjadi satu hamparan lahan yang luas,” ujar Bupati Rony usai meninjau areal persawahan masyarakat di Distrik Subur.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Bupati meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait agar terus mencari pola pengembangan yang tepat sehingga budidaya padi dapat dilakukan secara terpusat, efektif, dan berkelanjutan.

Ia menilai setiap distrik idealnya memiliki kawasan persawahan dalam satu hamparan lahan yang terintegrasi dengan luas minimal satu hingga tiga hektare.

“Minimal dalam satu distrik bisa ditanam padi dalam satu hamparan lahan paling kurang satu, dua, atau tiga hektare. Ini perlu kita arahkan agar pengelolaannya lebih efektif dan hasilnya lebih maksimal,” katanya.

Dalam dialog bersama petani, Bupati mengungkapkan bahwa aktivitas penanaman padi di Distrik Subur telah berlangsung cukup lama dan selama ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.

Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk bantuan material, pendampingan teknis, hingga pembinaan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang secara rutin mendampingi petani.

“Para PPL selalu hadir mendampingi masyarakat. Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga terus memberikan dukungan nyata untuk pengembangan pertanian padi ini,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati mengakui jumlah petani yang fokus pada budidaya padi saat ini mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun lalu. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mencari strategi yang mampu menarik kembali minat masyarakat terhadap sektor pertanian.

“Dulu petani yang menanam padi cukup banyak, tetapi sekarang jumlahnya mulai berkurang. Ini menjadi tugas kita bersama untuk mencari pola yang tepat agar masyarakat kembali tertarik menekuni sektor pertanian,” katanya.

Melihat langsung hasil kerja para petani di Distrik Subur, Bupati Rony mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan terus mengembangkan usaha pertanian padi. Menurutnya, sektor pertanian memiliki prospek yang menjanjikan dan berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga jika dikelola secara serius dan berkelanjutan.

“Saya berharap masyarakat jangan putus asa. Tetap semangat menekuni usaha pertanian, khususnya penanaman padi. Hasilnya cukup menjanjikan dan jika dikelola dengan baik akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *