104 Warga Manggelum Mengungsi, Polres Boven Digoel Berikan Pelayanan Kemanusiaan

Berita239 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Sebanyak 104 warga Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mengungsi ke Tanah Merah akibat situasi keamanan yang terjadi di wilayah tersebut terkait masuknya kelompok TPNPB. Para pengungsi mendapat pelayanan kemanusiaan dari Polres Boven Digoel, mulai dari pengamanan perjalanan, pemeriksaan kesehatan, bantuan logistik hingga pendampingan psikologis, Sabtu (6/6/2026).

Ratusan warga yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak itu meninggalkan Distrik Manggelum untuk mencari tempat yang lebih aman. Sebelum menuju Tanah Merah, para pengungsi terlebih dahulu tiba di Distrik Kouh dan diterima oleh Kapolsek Kouh bersama personelnya.

Petugas memberikan bantuan serta pengamanan selama proses evakuasi. Selanjutnya, para pengungsi diberangkatkan menuju ibu kota Kabupaten Boven Digoel menggunakan lima unit longboat dan speedboat.

Setibanya di Tanah Merah, mereka dijemput oleh personel Polsek Mandobo dan Polres Boven Digoel. Para pengungsi kemudian diangkut menggunakan mobil truk, kendaraan patroli Polsek Mandobo, mobil Patroli Samapta, serta ambulans menuju lokasi penampungan sementara di ruang Joglo dan Pendopo Polres Boven Digoel.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat terdampak, Polres Boven Digoel melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh pengungsi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga setelah menempuh perjalanan panjang dari Distrik Manggelum menuju Tanah Merah.

Selain pemeriksaan kesehatan, para pengungsi juga menerima bantuan makanan dan minuman. Polres Boven Digoel turut melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat situasi keamanan yang terjadi di kampung halaman mereka.

Kegiatan pendampingan tersebut bertujuan memberikan dukungan moral serta membantu proses pemulihan psikologis agar para pengungsi merasa lebih tenang dan nyaman selama berada di lokasi penampungan.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap seluruh pengungsi untuk mengetahui identitas, jumlah warga, kondisi kesehatan, serta kebutuhan dasar yang diperlukan selama masa penampungan. Data tersebut akan menjadi dasar dalam penyaluran bantuan dan pelayanan lanjutan bagi masyarakat terdampak.

Kapolres Boven Digoel menegaskan bahwa Polri hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam situasi apa pun.

“Polri berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terdampak situasi keamanan. Kami memastikan para pengungsi mendapatkan tempat yang aman, pelayanan kesehatan, bantuan logistik, serta pendampingan psikologis selama berada di Tanah Merah,” ujar Kapolres Boven Digoel.

Pihaknya juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait guna memastikan keamanan, keselamatan, serta kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik.

Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan situasi keamanan di Distrik Manggelum segera kembali kondusif sehingga masyarakat dapat pulang dan beraktivitas secara normal.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *