Pemkab Boven Digoel Terima Starlink untuk Percepat Data OAP

Berita17 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boven Digoel menerima bantuan hibah perangkat internet satelit Starlink dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang diperuntukkan bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sekaligus mempercepat pendataan Orang Asli Papua (OAP) secara digital.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Boven Digoel, Dominikus Wiwaron, mengatakan perangkat Starlink menjadi solusi penting dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan yang saat ini sebagian besar telah berbasis sistem daring (online). Kehadiran jaringan internet satelit dinilai mampu mengatasi kendala akses internet, terutama di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan jaringan.

Menurut Dominikus, hibah dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan sangat membantu pemerintah daerah yang hingga kini belum dapat mengalokasikan anggaran untuk pengadaan perangkat serupa akibat keterbatasan kemampuan keuangan daerah dan kebijakan efisiensi anggaran.

“Kami mengakui hingga saat ini pemerintah daerah belum dapat menganggarkan pengadaan Starlink karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah, terlebih dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran. Oleh karena itu, bantuan hibah ini sangat membantu peningkatan pelayanan Disdukcapil,” ujar Dominikus Wiwaron, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan Starlink akan mempercepat proses penginputan, sinkronisasi, dan pembaruan data kependudukan, khususnya pendataan Orang Asli Papua. Selama ini, keterbatasan jaringan internet menjadi salah satu kendala dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara optimal di sejumlah wilayah Kabupaten Boven Digoel.

Lebih lanjut, Dominikus menegaskan bahwa data Orang Asli Papua yang akurat memiliki nilai strategis dalam mendukung penyusunan kebijakan pemerintah daerah. Basis data tersebut akan menjadi acuan dalam merancang program pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan hak-hak masyarakat adat.

“Apabila pendataan Orang Asli Papua dapat diselesaikan dengan baik, maka pemerintah akan memiliki data yang valid mengenai perkembangan jumlah Orang Asli Papua di Kabupaten Boven Digoel. Data itu akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan dan program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, data yang valid juga memudahkan pemerintah melakukan evaluasi terhadap berbagai program afirmasi sehingga pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Dominikus turut mengingatkan seluruh jajaran Disdukcapil Kabupaten Boven Digoel agar menjaga dan merawat perangkat Starlink sebagai aset pemerintah. Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Starlink ini adalah aset pemerintah yang harus dipelihara dengan baik. Manfaatkan secara optimal untuk mendukung percepatan pelayanan administrasi kependudukan dan penyelesaian pendataan Orang Asli Papua di Kabupaten Boven Digoel,” tegasnya.

Dengan dukungan perangkat internet satelit tersebut, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel optimistis pelayanan administrasi kependudukan akan menjadi lebih cepat, efektif, dan mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah yang memiliki keterbatasan akses internet. Selain itu, percepatan pendataan Orang Asli Papua diharapkan menghasilkan basis data yang akurat sebagai fondasi perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkeadilan.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *