Boven Digoel Dorong Budaya Literasi Lewat Lomba dan Duta Baca

Berita17 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel mendorong penguatan budaya literasi di kalangan pelajar melalui lomba literasi dan pemilihan Duta Baca tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kabupaten Boven Digoel.

Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Boven Digoel tersebut berlangsung di Gedung Rehobot, Tanah Merah, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” serta subtema “Mewujudkan Generasi Cerdas Berkarakter melalui Literasi.”

Kegiatan diikuti pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba tersebut diarahkan untuk meningkatkan minat baca sekaligus melatih kreativitas, keberanian, kemampuan berkomunikasi, dan kepercayaan diri peserta didik.

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, mengatakan perpustakaan memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia. Menurutnya, perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi sarana pendidikan, sumber informasi, dan tempat pembelajaran sepanjang hayat.

“Anak-anak perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi di era digital agar tidak mudah terprovokasi oleh berita maupun tanggapan yang bersifat negatif,” ujar Roni Omba.

Ia menilai kemampuan membaca dan mengolah informasi menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital. Karena itu, pelajar diharapkan memiliki wawasan luas, kemampuan berpikir kritis, serta kecakapan dalam memilih informasi yang benar dan bermanfaat.

Roni juga menegaskan bahwa lomba literasi tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang. Menurutnya, keberanian peserta untuk tampil di depan umum merupakan pengalaman penting yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan dan pendidikan mereka.

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba. Ketika kalian ditunjuk untuk tampil ke depan, kalian belajar untuk berani dan berbicara dengan percaya diri. Itu adalah bekal yang sangat berharga,” katanya

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boven Digoel menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah yang telah menginisiasi kegiatan literasi bagi pelajar.

Roni secara khusus memberikan penghargaan kepada Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah yang juga menjabat sebagai Asisten II Setda Boven Digoel, Fahrudin Isnanto, yang akan memasuki masa pensiun pada bulan depan.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Fahrudin Isnanto, atas dedikasinya dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah, khususnya dalam bidang literasi,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan serta Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 sebagai landasan dalam memperkuat peran perpustakaan dan budaya literasi masyaraka

Do

Roni berharap kegiatan lomba literasi dan pemilihan Duta Baca tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan membangun kebiasaan membaca di kalangan generasi muda.

“Kita harus bersama-sama menghidupkan perpustakaan, membangun budaya baca, dan mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan berprestasi,” pungkasnya.

Pemerintah daerah juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan semangat, percaya diri, jujur, dan sportif. Peserta yang belum meraih juara diharapkan tidak berkecil hati karena keberanian untuk tampil dan berpartisipasi juga merupakan bagian dari keberhasilan.

Pemkab Boven Digoel berkomitmen mendukung pelaksanaan kegiatan literasi secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh pelajar dan masyarakat di daerah tersebut.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *