Pastor Yakub Tolak Miras

Berita208 Dilihat
Advertisements

Kabardigoel, Boven Digoel – Pastor Paroki Hati Kudus Tanah Merah sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Boven Digoel, Pastor Yakub Taufan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menolak peredaran minuman keras (miras) yang dinilai menjadi sumber berbagai persoalan sosial di daerah tersebut.

Ajakan itu disampaikan Pastor Yakub dalam deklarasi penolakan miras yang melibatkan unsur masyarakat, pemerintah daerah, TNI, dan Polri, Selasa (16/12/2025). Menurutnya, miras berkontribusi besar terhadap meningkatnya tindak kekerasan, keretakan keluarga, serta rusaknya masa depan generasi muda di Kabupaten Boven Digoel.

“Penolakan terhadap miras bukan hanya tanggung jawab gereja atau tokoh agama, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan,” tegas Pastor Yakub.

Ia menambahkan, deklarasi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun komitmen kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bermartabat. Tanpa gerakan bersama dan keseriusan semua pihak, upaya pemberantasan miras dinilai tidak akan berjalan efektif.

Pastor Yakub juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri atas dukungan serta upaya yang selama ini dilakukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat terus diperkuat.

“Dengan adanya deklarasi ini, harus ada komitmen dan satu gerakan bersama. Jika tidak ada komitmen bersama, jangan harap peredaran miras bisa dicegah,” pungkasnya.

Deklarasi penolakan miras ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat serta mendorong langkah nyata pemberantasan penyakit masyarakat di Kabupaten Boven Digoel.

Kabardigoel Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *